Saturday, 22 September 2018

Pabrik Meja dan Kursi Disatroni Maling, Rp3,686 Miliar Uang Gaji Digondol

Senin, 1 Februari 2016 — 14:28 WIB
Petugas Reskrim Polres Serang dan Polsek Jawilan tengah menyelidiki brankas yang dibongkar kawanan maling. (haryono)

Petugas Reskrim Polres Serang dan Polsek Jawilan tengah menyelidiki brankas yang dibongkar kawanan maling. (haryono)

SERANG (Pos Kota) – PT Cipta Panel Buana (CPB), di Jalan Raya Cikande – Rangkasbitung, tepatnya Ds Majasari, Kec. Jawilan, Kab. Serang, disatroni kawanan maling.

Dari dalam kantor pabrik perakitan meja dan kursi ini para pelaku berhasil menguras uang gaji sebesar Rp3,686 miliar dari dalam brankas. Pelaku juga menguras uang dari laci meja kerja milik para karyawan.

Dari lokasi kejadian diperoleh keterangan, peristiwa pencurian terjadi Senin (1/2) sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan penyelidikan personil Polres Serang dan Polsek Jawailan, pelaku diduga lebih dari 4 orang ini diketahui masuk ke dalam areal pabrik setelah memanjat pagar besi bagian kanan depan. Pelaku selanjutnya masuk ruang loading dan mengobrak-abrik ruangan.

“Dari ruangan ini pelaku mengambil 2 kamera dari laci meja karyawan, serta uang ratusan ribu,” ungkap Yusuf Hasan, salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya.

Tak berhenti disitu, pelaku selanjutnya masuk ruang dokumen bahan baku setelah membongkar daun jendela. Dari ruang bahan baku ini, pelaku kemudian masuk ruangan bagian akunting dengan cara merusak kunci pintu. Dalam ruangan akunting ini, para pelaku juga menggeledah meja-meja karyawan dan mengambil uang karyawan sekitar Rp17,5 juta, laptop dan 3 handphone.

Usai menguras uang dan peralatan elektronik, para pelaku kemudian menyasar ke ruang kasir. Dari ruangan kasir ini pelaku berhasil membongkar satu dari 3 brankas. Dari dalam lemari besi ini pelaku berhasil menggondol uang gaji karyawan sebanyak Rp3.486.843.000 serta uang milik koperasi sebesar Rp100 juta.

Berdasar olah TKP yang dilakukan personil reskrim, aksi pencurian di pabrik meja dan kursi terbilang cepat dan dilakukan kawanan yang sudah profesional. Bahkan 5 personil keamanan yang bertugas pada malam kejadian tidak mengetahui aksi pencurian tersebut. Padahal jarak antara pos satpam dan lokasi pencurian hanya berjarak tak lebih dari 50 meter.

“Peristiwa pencurian ini malah baru diketahui petugas cleaning service sekitar pukul 07.00 WIB saat akan membersihkan ruangan,” ungkapnya lagi.
(haryono/sir)