Monday, 19 November 2018

Istri yang Mempunyai PIL Malah Suaminya Dicekik

Rabu, 3 Februari 2016 — 5:44 WIB

JIKA jadi suami penakut ya begini ini. Halim, 39, yang memergoki istrinya punya PIL, menegur baik-baik dan diminta pulang. Tapi Ratna, 35, justru tidak terima. Suaminya langsung dicekik di depan sang PIL. Terpaksa Halim yang mengalah. Dia mendatangi polres dan mengadukan istri dengan pasal KDRT.

Suami dominan dalam rumahtangga itu biasa, dan memang harus. Tapi ada kalanya terbalik, justru istri yang dominan. Sebab utama biasanya adalah, istri yang mencari nafkah, sedangkan suami hanya duduk manis di rumah alias pengangguran. Suami model begini fungsinya hanya jadi pemacek (pejantan) doang, perannya hanya jadi “obat anget” ketika istri kesepian.

Pria malang ini salah satunya Halim, warga Karang Jaya Kecamatan Gandus Palembang, Sumsel. Dia benar-benar lelaki kelas ayam sayur, tak ada wibawanya sama sekali. Di kala istri bekerja, dia di rumah malah masak, mencuci dan bersih-bersih rumah. Kalau Srimulat, kira-kira Halim ini Kirman, dan  Ratna itu Jujuk.

Ketika masih bekerja Halim masih punya kedaulatan di rumah sendiri. Tapi semenjak kena PHK dan istrinya yang bekerja cari nafkah, terjadilah erosi kewibawaan. Dia justru seperti pembantu, sementara istri jadi majikan. “Pak, nanti masak nggak usah banyak-banyak, aku sudah makan di kantor,” begitu Ratna sering berpesan dan Halm tinggal mengikuti titah istri. Biru kata Ratna, biru pula kata Halim.

Rasa hormat pada suami semakin meluntur ketika Ratna di kantornya punya PIL. Oleh Karsan, 45,  Ratna sering diajak pergi entah ke mana. Tapi bisa ditebak, ibarat partai mereka ini sudah berkoalisi, sehingga kemungkinan besar dilanjutkan dengan “eksekusi” di hotel.

Lama-lama kabar buruk ini sampai juga ke telinga Halim, sehingga demi keutuhan rumahtangga dia mencoba menasihati bini. Tapi Ratna malah bersikap garang, sambil menuding muka suami dia bilang, “Diam, kamu lelaki tahu apa. Di mana-mana suami itu nurut istri. Kalau melawan, tak pulangkan ke rumah orangtuamu, kamu!”

Coba, apa nggak terbalik-balik itu namanya? Tapi itulah yang terjadi, sehingga Halim bisanya hanya mengusap dada. Suami kok sampai diancam mau dipulangkan ke rumah orangtua, dianggap Betharia Sonata saja (lagu Hati yang luka – Red).

Beberapa hari lalu seharian Ratna tidak pulang ke rumah, sehingga dia menyusul ke kantor. Dari Satpam dapat info bahwa tadi pergi bersama Karsan, bahkan diberi alamat rumah kos-kosan Karsan segala. Maka ke sanalah Halim menyusul dengan hati gundah gulana, dikopyok sama rasa cemburu.

Halim segera mencari alamat itu. Ternyata benar, di situ ada istrinya, sedang bermesraan dengan Karsan. Ironisnya, Halim tak marah pada PIL istrinya, melainkan  hanya menasihati istri untuk segera pulang. Apa reaksinya? Ratna langsung bangun dari ranjang, kemudian mencekik leher suaminya. “Pulang kamu, daripada saya lempar dari jendela!” ancamnya sambil menghempaskan tubuh suami.

Halim memang kalah besar dari istrinya, sehingga dia tak berani melawan. Yang bisa dilakukan hanya melapor ke Polres Palembang sambil membawa pasal KDRT. Polisi pun bingung, kok justru suami yang mengadukan istri.

Namanya juga suami ayam sayur. (JPNN/Gunarso TS)