Wednesday, 19 September 2018

Banyak Kabar di Medsos soal PHK Membuat Menaker Meradang

Jumat, 5 Februari 2016 — 16:21 WIB
Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri/ist

Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri/ist

JAKARTA (Pos Kota) – Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri, meradang dengan banyaknya beredar di  media sosial tentang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang kadaluwarsa. Pasalnya, berita-berita itu sangat membuat heboh dan memengaruhi rakyat.

“Kami minta hentikan berita-berita PHK yang kadaluwarsa. Kami hanya baru menerima empat perusahaan yang mengkomunikasikan soal PHK,” ujar Menaker Hanif saat dicegat wartawan menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di JCC Jakarta, Jumat (5/2).

Ke-4 perusahaan itu, katanya, adalah Chevron, Panasonic, Toshiba, dan Ford. Perusahaan-perusahaan itu memang sudah mengkomunikasikan bakal terjadinya PHK secara intens kendati pemerintah berharap tidak terjadi PHK.

Namun demikian, politikus PKB itu menyatakan pemerintah telah menyiapkan program berupa padat karya, wirausaha, hingga retraining. “Program itu disiapkan mengantisipasi terjadinya PHK besar-besaran. Yang jelas, kami memohon pengguna social media untuk mengerem informasi-informasi kadaluwarsa, dan berharap masyarakat juga mencermati waktu-waktu kadaluwarsa itu,” imbaunya. (rinaldi)