Wednesday, 19 June 2019

Simulasi, Teroris Tembaki Polres Jakpus

Jumat, 5 Februari 2016 — 13:24 WIB
Anggota polisi yang tertembak teroris dalam simulasi dibawa ke rumah sakit.(Silaen)

Anggota polisi yang tertembak teroris dalam simulasi dibawa ke rumah sakit.(Silaen)

JAKARTA (Pos Kota)- Ancaman bom dan teror terus menguncang ibukota, menjadikan Polres dengan jajaran melakukan simulasi serentak di tiap jajaran, Jumat (5/2) pagi. Simulasi dilakukan 3 jam mirip dengan peristiwa kejadian hingga membuat pengunjung berurusan di kantor polisi terkaget-kaget.

Sekitar pukul 08:00, ratusan anggota kepolisian sudah bersiap-siap melakukan simulasi di tiap-tiap polsek. Dalam simulasi itu para teroris melakukan penembakan serta pengeruskan ruang SPK dan operator. Para teroris masuk ruangan kapolres sambil dar…der…dor…menembaki ruangan Kapolres.

Begitu Kapolres dan staf berhasil dilumpuhkan, petugas kolisian terus melepaskan tembakan pada teroris yang membalasnya dengan lemparan dinamit. Akibatnya terjadi baku tembak di depan kantor polisi. Karena aparat lebih siaga hingga para teroris satu persaatu ditembak.

Petugas dengan sigap terus melakukan pengepungan untuk membebaskan polisi yang disandera teroris. Berkat kesigapan petugas, para perwira berhasil dibebaskan meski ada anggota yang tewas akibat tembaka para teroris.

Dalam simulasi itu, puluhan tamu yang mau berkunjung sempat kaget melihat ada penyekapan di kantor polisi. “Saya kiraian teroris benaran yang sedang beraksi di kantor polisi, setelah dijelaskan anggota para tamu baru menyadari kalau itu hanya simulasi dalam pencegahan teroris yang sebenarnya,” ujar Ny Nur.

Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo, sangat kagum dan bangga melihat anggotanya saat melakukan kegiatan simulasi pembebasan para sandera yang sempat ditahan. “Semoga dengan pelatihan seperti ini, anggota sudah bisa melakukan peranannya jika terjadi kericuhan sebenarnya,” tegas Kapolres Hendro.

(silaen/sir)