Wednesday, 14 November 2018

Rayakan Imlek, Sandra Dewi Hormati Tradisi Leluhur

Sabtu, 6 Februari 2016 — 6:10 WIB
Sandra Dewi

Sandra Dewi

SEBAGAI keturunan Tionghoa, artis Sandra Dewi dan keluarganya selalu merayakan Tahun Baru Imlek beserta tradisinya. Bintang film ‘Tarzan Ke Kota’ ini mengaku lebih menyukai merayakan di tanah kelahirannya, Pangkal Pinang, Bangka.

“Buat aku, Imlek itu menghormati tradisi dan leluhur. Aku menghormati kakek dan nenekku, makanya tetap merayakan Imlek, walau aku Katolik,” tutur Sandra Dewi.

Bintang sinetron ‘Kita Nikah Yuk’ ini mengatakan, perayaan Imlek di Bangka pada tahun-tahun sebelumnya dirasakan sempurna, karena keluarga besarnya selalu memberikan kejutan-kejutan khusus di Tahun Baru Imlek.

“Kalau di Bangka itu enak-enak makannya. Ada 20 macam kue. Saat Imlek pun ada ketupat dan makanan Palembang,” ucap artis cantik ini.

Bintang sinetron ‘Cahaya Cinta’ ini mengaku, sudah menyiapkan angpau untuk keponakannya. Karena belum menikah, ia selalu menitipkan kepada orang uanya.

“Aku sudah punya penghasilan sendiri. Aku mau kasih tapi enggak boleh, karena belum menikah. Cara siasatinya aku tetap bawa uang tunai, tapi dititip ke mamaku,” ungkapnya.

Bintang sinetron ‘Tangan-Tangan Mungil’ ini juga mengatakan dirinya gemar menghias rumahnya dengan pernak-pernik Imlek, seperti lampu lampion dan juga pohon angpau atau pohon rezeki yang dihias cantik.

Keberadaan pohon ini di setiap momen Imlek memang selalu menjadi suatu kewajiban bagi keluarga bintang salah satu produk sampo ini. Sandra juga telah menyiapkan hidangan khas Imlek seperti kue kering, kue keranjang, dan buah jeruk.

“Aku paling suka sama kue kering warnanya putih tapi terbuat dari kacang hijau. Salah satu kue ini yang harus ada pas Imlek,” ucap bintang sinetron ‘Langit Dan Bumi’ ini. (mia)