Friday, 18 August 2017

YLKI: Pemerintah Jangan Tarik Minyak Goreng Curah Dari Pasar

Minggu, 7 Februari 2016 — 13:20 WIB
Foto- Ilustrasi

Foto- Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah jangan menarik atau menghapus produk minyak goreng curah dari pasar, meski kebijakan tersebut untuk melindungi konsumen.

“Kami setuju minyak goreng curah harus dikemas dengan baik. Ini untuk melindungi konsumen,” kata Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, Minggu (7/2).

Memang ada kekhawatiran minyak goreng curah yang dikemas plastik biasa terkesan tidak higines dan mudah dioplos.

Namun, ia meminta jangan sampai masalah kemasan, lalu mematikan usaha kecil menengah (UKM) dan menguntungkan industri besar.

Ia meminta pemerintah c/q Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebaiknya memfasilitasi agar minyak goreng curah yang dibuat mereka bisa dikemas dengan baik.

Biarkan minyak goreng curah tanpa merek buatan UKM tetap beredar di pasar, asalkan kemasan dibuat dengan baik. Anggap saja minyak goreng curah generik.

Sebab bagaimana pun juga, Kemendag harus memperhatikan daya beli masyarakat.

“Tak semua masyarakat mampu membeli minyak goreng kemasan buatan pabrikan yang harganya mahal,” jelasnya.

(setiawan/sir)