Thursday, 20 September 2018

Anak “SD” ikut Demo Guru Honorer di Depan Istana

Rabu, 10 Februari 2016 — 16:24 WIB
sd

JAKARTA (Pos Kota) – Prihatin dengan nasibnya dan nasib rekan-rekannya, seorang guru honorer berpakaian layaknya anak SD di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, untuk ikut aksi demo.

Dengan membawa secarik kertas bertuliskan “#SaveK2… bapak presiden… kasihan guruku”, Badri, 50, ikut menuntut pemerintah untuk menaikan honorer menjadi PNS.

“Saya melakukan ini karena prihatin dengan nasib honorer, dan realitanya disini masih banyak guru honorer,” kata Badri saat ditemui di lokasi unjuk rasa, Rabu (10/2/2016).

Guru SMA dari Madura ini mengaku hanya mendapat upah sebesar Rp 500.000, jumlah itu menurutnya tidaklah cukup untuk menghidupi keluarganya. “Saya harus kerja sambilan juga sebagai tukang burung,” kata guru honorer yang mengajar pelajaran Komputer itu.

Menurutnya, pemerintah seharusnya tidak hanya memperhatikan infrastruktur. “Harusnya pemerintah lebih memperhatikan guru,” ungkap Badri. (Baca: Guru Honor Demo, Lalin Sekitar Istana Dialihkan)

Unjuk rasa yang dilakukan pegawai honorer dimulai sejak pukul 08.00 tadi pagi ini bertujuan menuntut pemerintah agar mereka dijadikan pegawai negeri sipil (PNS). Untuk mencapai tuntutannya, guru honorer bertekad akan demo hingga menginap di depan Istana. (PNJ-39/PNJ-37)