Sunday, 22 September 2019

Komisioner Akan Bertemu Jokowi Untuk Menolak Revisi UU KPK

Kamis, 18 Februari 2016 — 20:09 WIB
Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif.(ist)

Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif.(ist)

JAKARTA – Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif mengatakan pihaknya terus akan berupaya untuk menolak revisi UU KPK, termasuk bertemu dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

“Mudah-mudahan itu bisa segera kami lakukan setelah pak Presiden pulang dari Amerika. Sikap kami sudah jelas, bentuk penolakan kami bahkan sudah kami sampaikan melalui surat tertulis kepada Badan Legislatif di DPR dan ditandatangani oleh lima pimpinan,” ungkap Laode.

Sebelumnya, rapat Paripurna di DPR pada Kamis (18/2), terpaksa ditunda lantaran banyak unsur pimpinan yang sedang bertugas di luar kota.

Salah satu agenda dalam rapat tersebut semula berencana untuk mengesahkan revisi Undang-undang KPK. Menurut Laode, isi draf dalam revisi UU KPK tersebut hampir sebagian besar merupakan bentuk pelemahan KPK.

“Di antaranya KPK harus mendapat izin dari Dewan Pengawas yang dipilih oleh Presiden untuk melakukan penyadapan. Kemudian soal pengangkatan penyidik independen serta SP3 (Surat Perintah Penghentian Perkara),” tuntas Laode. (junius/win)