Saturday, 17 November 2018

Bahagianya Irfan, Ijazah Ditahan Empat Tahun akhirnya Bisa Ditebus

Jumat, 19 Februari 2016 — 7:44 WIB
M Irfan lega saat Ketua Bazis Jakarta Timur menebus ijazahnya di SMK
Jakarta I. (chotim)

M Irfan lega saat Ketua Bazis Jakarta Timur menebus ijazahnya di SMK Jakarta I. (chotim)

RAUT wajah Ny. Tini, 45, sumringah. Begitu pun anaknya, M Irfan, 23, alumni SMK Jakarta I, Jakarta Timur. Pasalnya, kemarin (18/2) ijazahnya di sekolahnya ditebus Bazis Jakarta Timur.

“Alhamdulillah. Ini sangat menyenangkan kami,” kata ibu 4 anak ini. Menurutnya, ijazah anaknya sudah 4 tahun belum bisa diambil. Pasalnya, Irfan punya tunggakan lebih dari Rp 4 juta. “Habis, mau nebus belum ada biaya,” katanya.

Keluhan ini pun direspon Bazis Jakarta Timur. Usulan permohonan bantuan ditindak lanjuti dengan pengecekan dan klarifikasi ke sekolahan. Setelah dicek, kemudian ditindak lanjuti.

Kepala Bazis Jakarta Timur, Dwi Busara, mengantar sendiri bantuan pendidikan tersebut. Bantuan yang diberikan Rp 3.236.250,- “Pihak sekolah memberi diskon karena ini dibantu Bazis,” kata Dwi.

Dwi Busara mengatakan bantuan ini sebagai upaya agar Irfan bisa lebih leluasa dalam mengemban kelanjutan cita-citanya. “Ijazah khan penting untuk mencari pekerjaan,” katanya.

Sedangkan Irfan sendiri, setelah lulus pada 2011 lalu sudah beberapa kali bekerja. Pernah dia bekerja di pabrik mie dan terakhir di SPBU. “Saya ingin bekerja apa saja yang penting untuk membantu orangtua,” katanya.

Sementara, Suryanto, Kepala SMK Jakarta I, mengatakan jika untuk kepentingan melamar pekerjaan maka pihaknya memberikan fotokopi ijazah dengan legalisirnya. “Kita berharap jika sudah bekerja maka kewajibannya akan dilunasi,” katanya.  (chotim)