Monday, 11 December 2017

Hasil Tangkapan Dua Bulan

Narkoba Senilai Rp282 Miliar Dimusnahkan Polda Metro Jaya

Jumat, 19 Februari 2016 — 17:22 WIB
Dokumentasi

Dokumentasi

JAKARTA (Pos Kota) – Sebanyak, 138,77 kg sabu-sabu, 16.191 butir ekstasi, dan 12 kilogram ganja dimusnahkan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, menggunakan mesin pembakar, Jumat (19/2/2016). Narkoba tersebut didapat dari 521 tersangka selama periode Januari-Februari 2016 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Nandang Jumantara, mengapresiasi kinerja anggota Ditresnarkoba karena berhasil mengungkap 519 kasus dengan jumlah tersangka 521 orang. Dalam pengungkapan kasus, polisi menyita 138,77 kilogram sabu-sabu, 16.191 butir ekstasi, dan 12 kilogram ganja. “Namun, di sisi lain kami prihatin karena ini menunjukan masih maraknya peredaran narkoba,” ujar Nandang.

Dikatakan Nandang, tindak pidana peredaran narkoba merupakan salah satu kejahatan lintas negara yang kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan. Narkoba telah menjadi perhatian atau fokus utama setiap negara di dunia untuk memeranginya. “Peredaran narkoba sudah menjadi ancaman yang nyata di Indonesia. Karena berdampak pada generasi penerus, maupun sendi-sendi kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Merespons hal itu, kata Nandang, pimpinan Polri menginstruksikan secara tegas untuk memerangi tindak kejahatan narkotika. “Kejahatan narkoba menjadi prioritas utama untuk ditangani. Bukan hanya mengungkap produsen, namun juga memulihkan korban, sekaligus mencegah sehingga tidak timbul korban lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Eko Daniyanto menyampaikan, pemusnahan barang bukti narkoba dilakukan untuk menunjukan penanganan Polri yang akuntabel dan profesional. Sehingga, tidak ada penyimpangan. “Tidak ada penyimpangan, sekaligus menghindari penyimpangan. Ini hasil pengungkapan dari bulan Januari sampai Februari 2016,” katanya.  Ia menyebutkan, barang bukti yang dimusnahkan sebagian, disisihkan untuk bukti di pengadilan. “Apabila dikonversi dengan rupiah, barang bukti ini setara Rp282 miliar dan dapat menyelamatkan 77.041 jiwa,” tandasnya. (ilham/yh)

  • Pengkor

    Jangan cuma cecunguk2 pengedar kelas teri yg ditangkap tetapi boss besar sumber pengedarnya dan jalurnya tidak bisa terdeteksi sehingga narkoba terus2 an beredar di tengah masarakat.