Monday, 26 August 2019

Pemkot Bekasi Boleh Buang Sampah di Bantargebang

Sabtu, 20 Februari 2016 — 7:11 WIB
TPA Bnatargebang

TPA Bnatargebang

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mendukung rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang akan membuang sampah di lahan milik Pemprov.

Meski, Pemprov DKI Jakarta pernah rasakan pengalaman pahit disanderanya puluhan truk pengangkut sampah milik DKI oleh warga Bekasi beberapa waktu lalu, Djarot menegaskan Pemprov DKI tidak dendam dan sakit hati.

“Nggak ada kok. Kok gimana sesama pemerintah sakit hati. Nggak ada itu. Enggak boleh,” kata Djarot  Jumat (19/2).

Menurutnya, warga yang melakukan penyanderaan truks pengangkut sampah milik DKI belum mempunyai kesadaran dalam menjalankan pemerintah daerah tidak bisa sendiri-sendiri.

Mengenai permintaan harga tipping fee untuk pembuangan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi diturunkan, Djarot belum bisa memutuskan. Karena, untuk menentukan penurunan harga tipping fee harus dibicarakan dengan pihak pengelola TPST Bantargebang, yakni PT Godang Tua Jaya.

“Ya kita bicarakan yang baik lah. Bagaimana itu nanti. Itu kan termasuk kepentingan negara. Karena ini kan masuk dalam kepentingan pihak ketiga. Yang menentukan harga kan bukan hanya DKI, tapi atas kesepakatan dengan pihak ketiga. Jadi tolong bicarakan juga dengan pihak ketiganya itu. PT Godang Tua Jaya,” paparnya.

Seperti diketahui Pemerintah Kota Bekasi merasa kewalahan menangani sampah di TPA Sumurbatu. Hingga saat ini, lahan TPA Sumurbatu tidak memungkinkan lagi dijadikan pembuangan sampah, mengingat tumpukan sampah yang ada sudah mencapai 20 meter.

Diperkirakan, bulan depan, lokasi pembuangan sampah warga Kota Bekasi menumpang di lahan milik DKI Jakarta. Draf pengajuan membuang sampah ke lahan milik DKI Jakarta itu sudah disampaikan ke Wali Kota Bekasi.

Meski akan membuang sampah ke TPST Bantargebang, pihaknya tetap menghargai beban biaya yang akan ditanggung. Namun Pemkot Bekasi berharap bisa separuh saja biaya per ton sampah.(john)