Thursday, 23 November 2017

Jelang Cap Go Meh, Ritual Potong Lidah Digelar di Bogor

Minggu, 21 Februari 2016 — 19:10 WIB
Seorang tangsin sedang melakukan ritual potong lidah di Bogor. (iwan)

Seorang tangsin sedang melakukan ritual potong lidah di Bogor. (iwan)

BOGOR (Pos Kota) – Sehari menjalang peranyaan Cap Go Meh 2016 di Kota Bogor, Vihara Dhanagun Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, menggelar ritual potong lidah, Minggu (21/2/2016) sore. Ritual ini mengundang perhatian ratusan warga yang menyaksikannya.

Suara tambur, sejenis gendang tak henti-hentinya. Suara itu makin keras ketika ritual potong lidah dilakukan para Tangsin (sebutan orang yang melakukan potong lidah-red). Seketika seorang Tangsin maju lalu mengambil pedang tajam. Senjata tajam itu lalu diirikan ke lidahnya. Seketika darah segar keluar dari lidanya lalu ditampung dalam sebuah mangkuk.

Tak lama kemudian Tangsin itu terkulai tak sadarkan diri. Dalam kondisi itu dia dibopong oleh rekan-rekannya laludibawa mask ke dalam klenteng. Begitu pula para Tanagsin lainnya. Sejumlah warga yang menyaksiian adegan ritual ini antara takut dan senang.

“Ihhh, ngeri melihatnya. Tapi senang juga sbeba orang diotong lidahnay, kok mau?” ucap seorang warga yang menyaksikan ritual smabil menggigit bibirnya.

Ketua Panitia Cap Go Meh 2016 Arifin Himawan mengatakan, ritual ini dilakukan sehari sebelum dilangsungkan penyelenggaraan Cap Go Meh. “Atraksi ini diartikan sebagai sebuah upacara tolak bala. Artinya kita memohon kepada para dewa untuk selalu diberikan keselamatan dan dijauhkan dari segala marabahaya,” katanya.

Darah dari lidah para tangsin yang disayat, katanya, akan ditulis pada kertas mantera berwana kuning. “Tulisan dari tetesan darah itu yang merupakan bentuk permohonan kepada para dewa untuk mengusir aura jahat, kelancaran usaha, tolak bala dan rejeki,” pungkasnya

Tradisi potong lidah oleh para Tangsin ini dilaksanakan satu hari menjelang perayaan Cap Go Meh. “Tradisi potong lidah dilaksanakan kali, pada pukul 16:00 dan pukul 20:00,” ujarnya.

Sedangakan oara Tangsin itu, para pendekar dari paguyuban tangsin se-Jabotabek. Rencananya besok (Senin, 22/2/2016) akan digelar peranyaan Cap Go Meh di sepanjang Jalan Raya Suyakanecana mulai pukul 14:30. Selain menampilkan beberapa kesenian dan kebudayaan daerah serta Liong dan Barongsai, juga parade 20 kostum dengan tiga tema Kujang, Cap Go Meh dan Burung. (iwan/yp)