Sunday, 15 September 2019

Terkait Revisi UU KPK, SBY Minta Jokowi Tegas

Minggu, 21 Februari 2016 — 6:52 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Jokowi bisa mengambil sikap dalam waktu dekat, terkait revisi Undang-Undang Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

SBY yakin, Jokowi bisa mengambil sikap tegas dengan mempertimbangkan kepentingan rakyat. “Kita harus cermat dan tidak boleh salah. Mari bantu presiden dan DPR RI agar tidak salah tindakannya. Saya yakin Presiden Jokowi sama seperti presiden-presiden sebelumnya yang ingin berbuat yang terbaik,” ujar SBY dalam diskusi netizen ‘Perlukah Revisi UU KPK’ di, Jakarta, Sabtu (20/2).

Dikatakan SBY, dirinya secara pribadi dan rakyat ingin mendengar posisi dan pandangan Presiden Jokowi. “Saya berpendapat bangsa ini perlu tahu kehendak dan pendapat beliau tentang revisi UU KPK ini secara utuh, supaya kalau bangsa ini berjalan di tengah-tengah kebingungan, dia pelita. Saya yakin tidak mungkin Jokowi akan melemahkan KPK,” papar SBY yang mantan presiden ke-6.

SBY menggelar jejak pendapat mengenai perlu atau tidaknya revisi UU 30 Tahun 2002 Tentang KPK. Hasilnya, sebanyak 70 persen netizen menolak revisi UU KPK. SBY menyebut saat ini posisi bola masih berada di legislatif Senayan. Oleh karena itu, dia menilai masih ada waktu dari pemerintah untuk mencermati sebelum akhirnya mengambil keputusan. (johara)