Sunday, 15 September 2019

Atas Desakan Masyarakat

Jokowi dan DPR Setuju Revisi UU KPK Ditunda

Senin, 22 Februari 2016 — 16:41 WIB
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

JAKARTA – Presiden Jokowi dan DPR akhirnya bersepakat untuk menunda pembahasan revisi UU KPK. Hal itu dicapai ketika rombongan pimpinan DPR berkonsultasi dengan Jokowi di Istana, untuk merespon penolakan masyarakat dan ancaman mundur Ketua KPK Agus Rahardjo.

“Tadi, kami bersepakat bahwwa revisi UU KPK sebaiknya tidak dibahas saat ini. Pembahasan ditunda,” kata Presiden saat memberikan penjelasan hasil pertemuannya dengan rombongan DPR yang dipimpin Ketua DPR Ade Komarudin, Senin (22/2/2016).

Saat memberikan penjelasan, hadir pula Ketua DPR Ade Komarudin, dan tiga Wakil Ketua DPR (Fadli Zon, Agus Hermanto, dan Taufik Kurniawwan), sejumlah unsur DPR, seperi beberapa pimpinan fraksi antara lain Ketua FPD Edhie Baskoro Yudhoyono, Teguh Juwarno (FPAN), Saifullah Tamliha (FPPP), Nurdin Tampubolon (Hanura), Aboe Bakar Alhabsy (PKS), dan Arif Wibowo (PDIP).

Hadir pula pimpinan Baleg Supratman Andi Agtas, dan Firman Subagio. Dari pemerintahan ada Menkumham Yassona Laoly , Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Mensesneg Pratikno.

Menurut presiden, masih perlu pemikiran mendalam dan cukup waktu untuk mempersiapkan, perlu juga soal sosialisasinya. “Saya berpendapat, perlu waktu yang cukup dan juga sosialisasinya kepada masyarakat perlu dilakukan,” katanya.

Ketua DPR Ade Komarudin juga menyatakan adanya kesepakatan penundaan revisi UU KPK. Hanya saja, kata Ade, RUU KPK tidak dicabut dari program legislasi nasional (Prolegnas) di Baleg DPR, yang artinya sewaktu-waktu bisa saja dibahas kembali. “Kami bersepakat bersama pemerintah menunda membicarakan revisi UU KPK,” tegas Ade.

Politisi Golkar itu menjelaskan, sebenarnya DPR dan pemerintah sepakat terkait empat poin yang akan direvisi di UU KPK, yakni terkait penyadapan, penghentian penyidikan atau SP3, dewan pengawas, dan penyidik independen. “Perlu waktu untuk sosialisasi ke pegiat anti korupsi,” ungkap Ade. (win)