Monday, 23 July 2018

Cukup 3 Detik Bawa Kabur Motor

Komplotan Spesialis Pencuri Motor Digulung Polisi Depok

Senin, 22 Februari 2016 — 18:36 WIB
ranmor

DEPOK (Pos Kota) – Lima anggota komplotan spesialis pencuri motor digulung Buser Polresta Depok. Beroperasi di wilayah Jabodetabek, kawanan maling ini mampu menggasak motor dalam hitungan detik.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono mengatakan dari pengungkapan itu, pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 30 motor. Lebih lanjut kapolres menyebutkan, mereka yang dibekuk adalah BS,41, DW,29,RN,33, HK,32, dan ES,44, residivis ditangkap di sejumlah tempat berbeda kawasan Ujung Genteng Sukabumi Jawa Barat. “Para pelaku mempunyai peran tugas masing-masing. Ada yang menjadi pemetik, joki, dan penadah,”ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho kepada Pos Kota, Senin (22/2/2016).

ranmor

Kapolres menyita puluhan motor curian serta lima pelaku ditangkap. Salah seorang pelaku memperagakan bagaiman cara mencuri cepat. (Angga)

Pelaku RN merupakan otak pemain curanmor. “RN merupakan otak pemain pencuri motor Jabodetabek. Dari RN kepada pelaku lain ditugaskan ada yang metik dan joki bahkan penadah,”katanya. Para pelaku tercatat sebagai residivis kasus pencuri motor. Kasus ini berawal dari pengembangan atas laporan korban kehilangan motor di Polsek Cimanggis.

“Atas pengembangan pelaku ES yang lebih dulu tertangkap. Berhasil mengembang ke empat pelaku penangkapan di daerah Sukabumi,”ungkapnya. “Barang bukti yang berhasil disita yaitu 30 unit motor, empat buah letter T, senjata tajam badik, 15 kunci kontak letter T, satu kunci gembok.” Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho menambahkan dalam aksinya pelaku ES untuk dapat mencuri motor hanya butuh waktu 3 detik.

“Pelaku merupakan pemain pencuri motor yang dikunci diparkir di pinggir jalan. Dalam aksinya tidak segan-segan melukai korban jika kepergok,”ungkapnya. “Jika ada motor yang hilang, warga dapat mengambil secara gratis. Syarat dengan membawa surat-surat kendaraan kepemilikan,” imbaunya.(angga/yh)