Thursday, 20 September 2018

Usai Santap Kue Ulang Tahun, Belasan Murid SD Keracunan

Selasa, 23 Februari 2016 — 18:25 WIB
Belasan murid kelas 3 sekola dasar SDN Selaraja 2, Kec. Waunggung, Kab. Lebak, mendapat perawatan tim medis puskemas karena keracunan

Belasan murid kelas 3 sekola dasar SDN Selaraja 2, Kec. Waunggung, Kab. Lebak, mendapat perawatan tim medis puskemas karena keracunan

LEBAK (Pos Kota) – Belasan murid kelas 3 SDN Selaraja 2, Kecamatan Waunggung, Kabupaten Lebak, keracunan setelah menyantap kue usai merayakan syukuran ulang tahun seorang murid yang digelar di dalam kelas. Tercatat 14 murid dilarikan ke puskesmas setempat karena mual dan muntah-muntah namun 3 diantaranya terpaksa dirawat inap.

Diperoleh keterangan, peristiwa yang sempat membuat heboh ini terjadi Selasa (23/2) sekitar pukul 10.30 WIB. Adalah Vibi Alifa yang merayakan syukuran ulang tahun ke 9 bersama rekan-rekan sekelasnya. Ati, 50, orang tua Vibi kemudian membeli kue ulang tahun jenis balck forest dari pedagang yang ada di lingkungan sekolah untuk dibagikan kepada murid-murid.

Setelah selesai tiup lilin dan berdoa, murid-murid yang hadir kemudian mendapat jatah potongan kue. Awalnya, murid-murid begitu senang dan lahap menyantap kue ulang tahun. Namun 15 menit kemudian, satu persatu murid-murid mengalami mual dan muntah-muntah. Melihat kejadian itu, wali kelas dan orang tua murid kontan semaput melihat putra-putrinya keracunan.

Menghidari kejadian yang tidak diinginkan,a guru langsung membawa  korban ke Puskesmas Warunggunung. Menerima kedatangan korban, petugas medis segera melakukan tindakan dengan memberikan obat. Namun dari 14 korban, 11 diantaranya berhasil diatasi sedangkan 3 lainnya harus menjalani rawat inap.

“Tiga murid yang masih menjalani perawatan yaitu Fania Hidayat, 8, Wilma Kafka Leandra, 8, dan Siti Nuradila 8,” ungkap Kapolsek Warunggunung, Kompol Andi Firmansyah menghubungi poskotanews.com.

Menurut Kapolsek, penyebab murid keracunan masih diselidiki. Andi mengatakan untuk mengetahui makanan yang beracun, pihaknya telah mengamankan sejumlah makanan yang dikonsumsi murid untuk dilakukan uji laboratorium. “Kita tunggu hasil uji lab. Untuk bahan penyelidikan kami masih meminta keterangan dari Aida, penjual kue,” kata Kapolsek. (haryono)