Tuesday, 25 July 2017

Hingga Mei 2014, Pemprov DKI Tidak Lagi Pernah Tutup Tempat Hiburan Malam

Rabu, 24 Februari 2016 — 7:14 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Setelah tempat hiburan Stadium ditutup  Mei 2014 dikarenakan kasus narkoba, hingga saat ini belum ada satu pun tempat hiburan yang ditutup akibat kasus yang sama atau prostitusi oleh Pemprov DKI.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI, Kukuh Hadisantoso yang dinilai melempem dalam melakukan penertiban tempat hiburan di Jakarta.

Hal itu disampaikan Sekdaprov  DKI Jakarta, Saefullah. “Seharusnya, Satpol PP bisa masuk ke dalam tempat hiburan untuk melakukan penertiban bisnis prostitusi dan peredaran narkoba. Dengan adanya teguran dari Gubernur DKI, menjadi suatu koreksian bagi Satpol PP untuk meningkatkan kinerjanya.

“Ya ini koreksi juga buat Satpol PP DKI. Pak Gubernur nagih juga lho, kok setelah Stadium dituutp, nggak ada lagi tempat hiburan malam yang ditutup,” kata Saefullah, kemarin.

Menurut mantan Wali Kota Jakarta Pusat ini, Satpol PP harus lebih meningkatkan pengawasannya terhadap tempat-tempat hiburan malam di Jakarta. Karena tidak mungkin dalam tempat hiburan malam tersebut tidak ada praktik narkoba dan prostitusi.

“Pengawasan masih perlu ditingkatkan. Tidak mungkin nggak ada praktik narkoba dan prostitusi. Ketahuan ada praktik narkoba dan prostitusi dua kali, maka usahanya ditutup. Dan pemiliknya tidak boleh buka lagi usaha dengan jenis yang sama seperti itu,” tegasnya.

Saefullah mengatakan, dalam rapat pimpinan (rapim) yang selalu digelar setiap Senin pagi, Ahok  meminta Satpol PP DKI secara rutin mengecek seluruh tempat hiburan malam. Karena diduga, masih banyak tempat hiburan malam yang dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba.

Petugas Satpol PP dapat melakukan pengecekan dengan menyertakan foto temuan di lapangan. Pasalnya, tempat hiburan malam yang kedapatan melakukan transaksi narkoba untuk kedua kalinya, izin operasionalnya dicabut atau ditutup.(John)