Friday, 21 September 2018

Pesawat Jatuh di Nepal, 23 Orang Tewas

Rabu, 24 Februari 2016 — 23:38 WIB
Jenis pesawat Tata Air yang jatuh di pegunungan Nepal (reuters)

Jenis pesawat Tata Air yang jatuh di pegunungan Nepal (reuters)

NEPAL – Satu pesawat milik maskapai Tara Air membawa 23 kru dan penumpang jatuh di wilayah pegunungan utara Nepal saat dalam penerbangan, demikian dikatakan pejabat berwenang. Diperkirakan semua kru dan pesawat tewas akibat kecelakaan ini.

Sebanyak 19 jenazah telah ditemukan Rabu petang dengan kondisi gosong, kata inspektur kepolisian distrik Myagdi.

Usaha pencarian di ketinggian 4.900 meter di atas permukaan laut terganggu oleh tebalnya kabut di kawasan tersebut.

Juru bicara Tara Air Bhim Rai awalnya mengatakan, ada 21 orang di pesawat tersebut, dengan tiga orang kru. Namun kemudian dikoreksi menjadi 23, termasuk dua warga negara asing, setelah mengetahui ada dua bayi yang ikut menjadi penumpang pesawat. Dua warga negara asing tersebut adalah penumpang dengan paspor Tiongkok dan Kuwait.

Pesawat rencananya terbang dari Pokhara menuju ke Jomsom. Namun 19 menit setelah lepas landas pada sekitar pukul 07:50 waktu setempat, pesawat Twin Otter terjatuh. Pesawat dilaporkan hilang kontak setelah terbang selama delapan menit.

Lokasi kecelakaan langsung diketemukan karena warga distrik Myagdi melaporkan adanya api di hutan. Pihak berwenang langsung mendatangi lokasi kecelakaan, demikian dikatakan Menteri Pariwisata dan Penerbangan Nepal, Ananda Pokharel.

Menurut juru bicara maskapai, cuaca cerah saat pesawat terbang dan pesawat masih baru karena diimpor dari Kanada pada bulan September lalu.

Hingga saat ini penyelidikan penyebab kecelakaan masih berlangsung. (daus)