Wednesday, 13 December 2017

28 Kecamatan di Sukabumi Rawan Longsor

Jumat, 26 Februari 2016 — 17:44 WIB
ilustrasi

ilustrasi

SUKABUMI (Pos Kota) – Sedikitnya 28 kecamatan di Kabupaten Sukabumi berpotensi terjadi longsor. Terlebih, potensi kian meningkat seiring intensitas hujan yang diperkirakan masih tinggi hingga dua bulan. Beberapa kecamatan itu di antaranya Cisolok, Cireunghas, Gegerbitung, dan lainnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo menuturkan intensitas hujan yang masih tinggi juga berpotensi menimbulkan bencana banjir dan angin puting beliung.

“Memasuki awal tahun ini ada dua kejadian longsor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pemkab memutuskan untuk menetapkan status darurat bencana mulai Februari hingga April 2016,” terang Usman, Jumat (26/2/2016).

Ditegaskan Usman, BPBD sudah melakukan koordinasi. Salah satu agendanya yakni memetakan titik rawan bencana dan langkah-langkah yang harus diambil. Termasuk memastikan kesiapan anggaran dan logistik.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sukabumi, selama 2015, kabupaten terluas se-Jawa dan Bali ini diguncang 227 bencana longsor, 94 puting beliung, 6 gempa, 2 pergarakan tanah dan 120 kebakaran. Data tersebut membuat Kabupaten Sukabumi ditetapkan sebagai daerah rawan bencana peringkat ke-3 di Jawa Barat setelah Garut dan dan Tasikmalaya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri menambahkan, pemkab rutin menggelar rapat koordinasi dengan TNI, Polisi, dan semua elemen lainnya. Kendati berada dalam status darurat bencana, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. (sule/yp)