Saturday, 27 May 2017

Ketua Hanura: Ridwan Kamil Tak Cocok Pimpin Jakarta

Jumat, 26 Februari 2016 — 16:17 WIB
Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohammad Ongen Sangaji didampingi anggota fraksi. (Joko)

Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohammad Ongen Sangaji didampingi anggota fraksi. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Ridwan Kamil dinilai tidak cocok memimpin Jakarta. Karena Jakarta butuh pemimpin yang tegas, berani dan cepat bertindak.

“Sedangkan Ridwan Kamil terkesan banyak pertimbangan dan sering berdalih menunggu ilham,” ujar Ketua DPD  Hanura DKI Jakarta, Mohammad Ongen Sangaji, Jumat (26/2).

Hal itu dikatakan Ongen sehubungan rencana DPD Hanura mengundang sejumlah tokoh yang akan maju sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI 2017.

“Banyak tokoh calon gubernur yang kami undang, termasuk Walikota Bandung Ridwan Kamil, pada pelantikan pengurus dan kader DPD Hanura di Senayan, Minggu besok,” ujar Ongen didampingi anggota dewan dari  Fraksi Hanura, seperti Fery Yonefil, Jamaluddin, dan Awaludin.

“Tokoh yang tidak hadir pada kegiatan ini akan kami coret dari daftar calon gubernur dari Hanura,” tambahnya.

Menururtnya banyak tokoh yang menyatakan akan hadir pada pelantikan 5.500 pengurus dan kader Hanura. Menurutnya, Ridwan Kamil sudah beberapa kali diundang partai lain tapi tidak hadir dengan alasan kesibukan.

“Mereka yang menyatakan akan hadir, antara lain Pak Ahok, Boy Sadikin, Adhyaksa Dault, Ganjar Pranowo, wanita emas Hasnaeny, dan lainnya. Sedangkan Ridwan Kamil kayaknya gak bisa hadir karena masih menunggu ilham,” beber Ongen yang juga anggota DPRD DKI Jakarta.

Masih Terlalu Dini

Menurutnya, Fraksi Hanura yang memiliki 10 kursi, berperan strategis dalam pelaksanaan Pilkada DKI 2017. “Saat ini masih terlalu dini bagi Hanura untuk memilih satu tokoh calon gubernur. Tapi tokoh yang tidak menghadiri undangan kami, jangan harap mendapat dari Hanura,” ancam Ongen sambil menambahkan kegiatan pada tanggal 28 Februari ini akan sangat menentukan arah haluan Hanura.

Menurutnya, dalam perpolitikan pilkada, Hanura punya kebebasan bermanuver. “Kami bebas mau kemana saja, apakah akan berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon, mungkin juga mendukung PDIP, Gerindra, atau lainnya,” papar Ongen mengisyaratkan bahwa Hanura saat ini masih terbuka bagi siapa saja. (Joko/win)

 

  • CECEP KURNIAWAN

    namanya HATI NURANI RAKYAT, kata2nya tidak bernurani. jargon sama mental politiknya jauh panggang dari api. belum apa2 sudah melakukan black opinion. Kalian partai yg tidak punya kader tapi cuma makelar politik dalam pemilu… mencari kentungan dari popularitas figur…. Sbentar lagi kalian akan tamat….