Monday, 23 October 2017

Kalau PDIP Tidak Setuju Djarot, Teman Ahok akan Cari Cawagub Lain

Rabu, 2 Maret 2016 — 7:23 WIB
Gubernur Ahok

Gubernur Ahok

JAKARTA (Pos Kota) – Ahok mengultimatum PDI-P segera mengumumkan tokoh yang bakal dimajukan dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Sebab, ia menginginkan kembali berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

“Kami sudah tawarkan pada Mas Djarot dan PDI-P, apakah mau ikut mendukung kita atau tidak. Ini lagi kami harapkan PDI-P mau rapat internal untuk memutuskan, karena ‘Teman Ahok’ enggak pengin kita diusung PDI-P,” katanya, di Balaikota Pemprov DKI, Senin (1/3)..

Hingga kini, PDI-P memang belum secara resmi menentukan sikapnya di Pilkada DKI 2017. PDI-P merupakan partai dengan kursi terbanyak di DPRD DKI, yakni sebanyak 28 kursi. Dengan kursi sebanyak itu partai berlambang Banteng gemuk ini bisa mencalonkan sendiri.

Meski belum ada keputusan, dirinya yakin PDI-P akan mendukungnya dalam Pilkada DKI 2017.
“Tapi kami tetap hargai dan mendukung Teman Ahok ya. Kalau mereka bisa kumpulkan satu juta fotokopi KTP ya, mereka sekarang kesulitan karena harus mengisi nama wakil gubernur,” ucapnya.

NAMA WAKIL

Ahok berjanji mempertemukan PDI-P dengan Teman Ahok. Sebab, waktu pendaftaran Pilkada DKI 2017 tak lama lagi. “Kalau memang Pak Djarot tidak ada persetujuan dari PDI-P, maka Teman Ahok akan masukkan nama wakil gubernur yang beda,” tegasnya.

Seperti diketahui tim relawan Teman Ahok, tetap menginginkan Ahok maju melalui jalur independen. Alasannya, bila melalui partai dikhawatirkan Ahok bisa tidak leluasa menjalankan kebijakannya. (john)