Wednesday, 19 September 2018

Universitas Borobudur Cetak Pakar Hukum Bidang Korupsi

Minggu, 6 Maret 2016 — 15:55 WIB
Dr. Azis Budianto didampingi istri seusai meraih gelar doktor/Inung

Dr. Azis Budianto didampingi istri seusai meraih gelar doktor/Inung

JAKARTA (Pos Kota)-Universitas Borobudur, Jakarta kembali mencetak doktor hukum baru. Kali ini ahli hukum yang dihasilkan adalah pakar hukum bidang tindak pidana korupsi.

“Alhamdulillah saya meraih predikat cum laude setelah berhasil mempertahankan disertasi saya dihadapan tim penguji yang diketuai Prof. Dr. H. Basir Barthos,” kata Dr. Azis Budianto seusai mempertahankan disertasinya dengan judul “Hubungan Fungsional Penyidik KPK dan Polri Dalam Menjalankan Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana Korupsi” sebagai syarat memperoleh gelar doktor ilmu hukum pada Program Pasca Sarjana Universitas Borobudur.

Menurut Azis dirinya mengambil topik penelitian soal korupsi karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang harus dibasmi. Pasalnya korupsi menjadikan kemampuan negara dalam menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat serta upaya mensejahterakan masyarakat menjadi lemah.

“Dalam jangka panjang korupsi juga melemahkan demokrasi,” katanya.

Dalam melakukan pemberantasan korupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mungkin bekerja sendiri. Komisi ini tentu harus bekerjasama dengan instansi lainnya diantaranya dengan pihak kepolisian.

Dalam menjalin kerjasama ini tentu diprerlukan hubungan yang harmonis agar upaya pemberantasan korupsang maksmal. Hubungan kerjasama seperti apa yang sebaiknya dilakukan itulah yang menjadi salah satu kajian Aziz Budianto.

Sementara itu Prof. Dr. H. Faisal Santiago, SH, MM Co-Promotor Dr. Azis Budianto yang juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Borobudur mengatakan, topik penelitian yang diambil Azis Budianto merupakan kajian yang cukup berat namun sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu dia memuji keberanian yang bersangkutan dalam mengambil bidang penelitian yang sangat berat dan sensitif tersebut.
“Mudah-mudahan banyak pihak yang bisa mengambil manfaat dari kepakaran Pak Aziz ini,” katanya.
(inung/sir)