Tuesday, 14 August 2018

Kasus Perampok di PT CSI Masih Jalan Ditempat

Senin, 7 Maret 2016 — 8:50 WIB
Berman Sitompul, kuasa hukum PT Central Steel Indonesia .

Berman Sitompul, kuasa hukum PT Central Steel Indonesia .

SERANG (Pos Kota) – Penyidik Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten telah memeriksa RS alias WJP. Terlapor kasus perampokan bersenjata api laras panjang di PT CSI pada Jumat 8 Januari 2016 itu masih berstatus saksi.

Suami mantan Direksi sekaligus pemilik saham 25 persen PT CSI Goeij Siauw Hung itu dilaporkan Oleh Direktur Utama PT CSI Erika Widiyanti Liong,63.  Sesuai tanda bukti lapor nomor TBL/09/I/2016/Banten/SPKT I tertanggal 9 Januari 2016, RS diduga sebagai dalang perampokan.

“RS sudah diperiksa. Statusnya masih sebagai saksi,” kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Banten, AKBP Himawan Bayu Aji, kepada wartawan.

PT CSI yang beralamat di Jalan Lanud Gorda, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang disatroni oleh sembilan orang bersenjata. Salah seorang diketahui membawa senpi laras panjang. Para pelaku datang dengan menumpang empat kendaraan roda empat.

Dibawah todongan senjata 15 petugas satpam dibuat tidak berkutik. Para pelaku dengan leluasa mengobrak-abrik ruangan pabrik. Anehnya, para pelaku hanya mengambil 1 unit CPU dan dokumen penting milik perusahaan. Belakangan dicurigai kasus perampokan itu diotaki RS. Terlapor RS adalah suami dari Goeij Siauw Hung, direksi lama pemilik saham sebesar 25 persen di PT CSI.

Himawan tidak menampik ada keanehan dalam kasus perampokan tersebut. Soalnya, tidak ada barang berharga lain yang diambil perampok. Saat disinggung kasus perampokan ini terkait dilatarbelakangi oleh bisnis, Himawan tidak menjawab. “Itu masih diselidiki,” kata Himawan.

Terkait dugaan ada oknum kepolisian dalam kasus perampokan ini, Himawan mengaku masih diselidiki. Himawan menuding adanya main mata antara penyidik dengan RS, sehingga menyebabkan kasus ini belum ditingkatkan menjadi. “Tidak benar sama sekali,” kata Himawan.

Beberapa waktu lalu, kuasa hukum Erika, Berman Sitompul, sempat mempertanyakan penanganan kasus perampokan yang dilaporkan kliennya. Ia berharap penyidik meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan dan menjadi penyidikan serta penetapan tersangka.

“Saya berharap, polisi bekerja profesional karena ini diduga melibatkan oknum aparat bersenjata. Siapapun yang terlibat harus ditindak sesuai hukum yang berlaku,” kata Berman.

(haryono/sir)