Sunday, 21 October 2018

Rubio Kritik Pernyataan Trump soal Islam

Jumat, 11 Maret 2016 — 16:38 WIB
Marco Rubio mengkritik pernyataan Donald Trump dalam debat mengenai kebijakan luar negeri.

Marco Rubio mengkritik pernyataan Donald Trump dalam debat mengenai kebijakan luar negeri.

AMERIKA– Debat bakal kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik diwarnai oleh kritik Marco Rubio terhadap Donald Trump terkait dengan pernyataan Trump bahwa Islam “membenci Amerika Serikat”.

Rubio, yang saat ini baru memenangi satu pemilihan pendahuluan di Negara Bagian Minnesota, mengatakan ada masalah radikalisasi di antara penganut agama Islam.

Namun, menurutnya, banyak umat Islam adalah warga Amerika yang bangga dengan negara mereka.

“Presiden tidak bisa mengatakan semaunya sendiri. Ada konsekuensi (dari pernyataannya),” kata Rubio, yang disambut meriah pendukungnya.

Perkataan Rubio, dalam debat bakal kandidat Presiden AS dari Partai Republik mengenai kebijakan luar negeri, merupakan tanggapan dari komentar Donald Trump yang mengatakan “Saya pikir Islam membenci kita, ada kebencian luar biasa.”

Trump telah beberapa kali berkomentar mengenai Islam dan kaum muslim. Pernyataannya yang paling mengundang perhatian ialah bahwa harus ada langkah menyeluruh agar umat Islam tidak bisa masuk ke wilayah AS.

Pernyataan Trump ini dikecam secara luas, termasuk Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang menyebut pernyataan itu “tidak konstruktif” dalam perang melawan ISIS.

Bahkan, politisi Partai Republik turut mengecam pernyataan Trump. Mitt Romney, mantan kandidat presiden AS pada pilpres 2012 lalu, mengatakan komentar Trump membahayakan AS.

Akan tetapi, Trump dalam beberapa kesempatan berkeras dia tetap pada pendiriannya.

Sampai saat ini, Trump masih yang paling unggul di kubu Republik dengan memenangi 15 dari 23 pemilihan pendahuluan di negara bagian.

Dalam konvensi Juli mendatang, Partai Republik akan menentukan kandidat yang mewakili partai berlambang gajah itu pada pemilihan presiden AS.

Pemilihan pendahuluan selanjutnya
15 Maret: Florida, Illinois, Missouri, North Carolina, Ohio

22 Maret: Arizona, Utah, Idaho (Demokrat)

26 Maret: Alaska, Hawaii, Washington (Demokrat)

1 April: North Dakota (Republik)

5 April: Wisconsin

9 April: Wyoming (Demokrat)

19 April: New York (BBC)