Wednesday, 19 September 2018

11 Gurandil Ditangkap Diancam Denda Rp 10 Miliar

Selasa, 15 Maret 2016 — 23:36 WIB
Sebelas gurandil digiring polisi (yopi)

Sebelas gurandil digiring polisi (yopi)

BOGOR (Pos Kota) – Sebelas penambang emas tanpa ijin (PETI) ditangkap tim gabungan Polres Bogor dan Polsek Nanggung.

Selain pelaku yang kerap disebut gurandil ini, operasi yang langsung dipimpin Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto ini juga menyita 9 kompresor, 5 alpon, 12 dinamo, 4 tabung, 2 tabung gas, 2 blower, 9 tong, 1 buah tabung bakar dan 200 karung isi lumpur.

Belasan gurandil ini diamankan di dua lokasi berbeda yakni di Kampung Cibeureum Desa Curug Bitung Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor dan di Jalan Raya Jasinga Bogor Kampung Sipak Desa Sipak Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, Suyudi Ario Seto mengatakan, ke-11 pelaku ini, terancam Pasal 158 dan atau Pasal 161 UU RI Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba dengan pidana penjara 10 tahun dan denda Rp10 miliar.

Gurandil ini diketahui bernama, Toto Sugiarto, Warsa, Rusdi, Dede Gundala, Juman, Dana, Arma, Ujang, Sukma, Acun dan Yani. ” Mereka langsung kami tahan guna kelancaran pemeriksaan. Sementara dua lokasi pengerebekan, sudah kami beri garis polisi,” kata AKBP Suyudi Selasa (15/3) malam.

Orang nomor satu di jajaran Polres Bogor ini menuturkan, petugas mendatangi TKP pengolahan emas tanpa ijin atas laporan masyarakat.

Penyelidikan, petugas menemukan, jika lokasi tanah milik Aja, seorang warga di sewa gurandil, guna proses pengolahan batu berkadar emas menjadi emas murni.

Saat berlangsung penangkapan, 11 pekerja atau pengolahan emas tanpa ijin ini sedang beraktifitas.

Sementara enam pemodal yang menyediakan tong, sedang tidak berada di lokasi, saat puluhan petugas melakukan pengepungan TKP.

“Saat kami lakukan penggerebekan, pemilik tong atas nama Joko, H. Keken, pemilik masing-masing 2 tong, serta Gugun, Sule, Dayat, dan Hamim, pemilik masing-masing 1 tong, sedang tidak ada di tempat,”papar Kapolres.

Guna keperluan penyidikan, petugas lalu mengamankan barang bukti, mengamankan pelaku, mencari keberadaan pemilik tong (pemodal) dan memeriksa saksi. “Gurandil akan kami tindak tegas,”tandas Suyudi. (yopi)