Saturday, 17 November 2018

Semua Masih Nggak Jelas, Bung!

Rabu, 16 Maret 2016 — 5:56 WIB

BARU saja nguap sehabis tidur siang, HP Bang Jalil tuit-tuit. O, ternyata telepon dari koleganya. “ Siap, siap, siap. Saya selalu siap. Jadi apa aja siap! Kalau hanya sebagai, ‘kawan’ atau ‘sahabat’ bakal calon gubernur sih gampang. Saya bakalan kerja keras untuk mengegolkan calon kita sampai duduk di kursi gubernur. Jangan kuwatir, kecil itu. O, bukan pak. Bukan karena saya bakalan dapat hadiah ini itu. Soal hadiah mah tiap hari saya dapat SMS, iming-iming hadiah, tapi saya nggak pernah ambil tuh, “ Bang Jalil menarik napas sejenak,dan lanjutnya,” Tapi, inget Pak, kalau nanti jadi, jangan lupa, ya? Terutama pengangguran, tuh, pikirin. Rakyat pada ribut di jalan, hanya gara-gara berebut rejeki. Tuh, lihat juga banyak kejahatan, penipuan di mana-mana.” Bang Jalil menutup HP-nya.

Tiba-tiba tuit-tuit lagi. Wauw, tenyata SMS, isinya sangat mengejutkan. “ Bapak dapat hadiah sebesar Rp15 juta. Tolong Hub. Nomor sekian-sekian. Cepat, jangan sampai terlambat!”
Bang Jalil nguap lagi.” Hari gini, masih nipu. Nggak ada kerjaan apa?!”

“ Ngomel sama siapa, Pak?” tanya sang istri sambil menyediakan kopi kesukaan sang suami.

“ Tuh liat di layar HP Bapak..,” Bang Jalil menyodorkan telepon genggamnya pada sang istri.
“ Bapak dapat hadiah, kok ngomel?” jerit sang istri.

“ O, Ibu mau hadiahnya. Sono ambil sendiri. Kalau dapat Bapak enak, nggak kasih uang belanja ya?”

“ Iya, ngambilnya di Jalur Gaza, biar kena peluru nyasar. Bapak seneng ya?” kata sang istri. “ Udeh, dari pada nunggu hadiah yang nggak jelas, Bapak kan sekarang jadi pendukung bakal calon gubernur, pastinya udah dapat depe dong?” kata sang istri lagi.

Bang Jalil nyengir. Nyengir kuda, nggak jelas! -massoes