Monday, 11 December 2017

Gagal Berangkat Ke Tanah Suci, Ratusan Jamaah Umroh Geruduk Agen Perjalanan

Kamis, 17 Maret 2016 — 17:37 WIB
Suasana di Kantor PT Garuda Angkasa Mandiri (GAM) di Neglasari, Kota Tangerang‎ digeruduk jamaah umrohnya/Imam

Suasana di Kantor PT Garuda Angkasa Mandiri (GAM) di Neglasari, Kota Tangerang‎ digeruduk jamaah umrohnya/Imam

TANGERANG (Pos Kota) – Gagal berangkat ke tanah suci, ratusan jamaah umroh duduki kantor biro perjalanan di Jalan Marsekal Surya Dharma, Neglasari, Kota Tangerang. Kamis (17/3/2016). Mereka menuntut biaya perjalanan umroh para jamaah dikembalikan.

PT. Garuda Angkasa Mandiri (GAM) dituding telah menipu ratusan jamaah dari berbagai daerah tersebut. Bahkan, sejak berbulan-bulan lamanya menunggu, para jamaah tersebut tak juga diberangkatkan ke tanah suci. Aksi penggerudukan itu merupakan puncak kekesalan para jamaah.

“Kita sudah kesal karena selalu dijanji-janjikan akan diberangkatkan ke tanah suci. Rata-rata para jamaah ini sudah 7 kali gagal diberangkatkan. Mereka berasalan visa kita belum keluar,” kata Gatut Setyawan, salah satu jamaah asal Klender, Jakarta Timur.

Gatut menjelaskan, ia seharusnya melaksanakan ibadah umroh pada bulan Desember tahun lalu. Niat itu kandas setelah PT. GAM selalu menunda keberangkatannya ke tanah suci. Bahkan terakhir, rombongannya dijanjikan berangkat umroh pada bulan Maret oleh KH Mahfudz Abdullah, pemilik biro perjalanan.

geruduk

“Kyai Mahfudz selalu menjanjikan akan memberangkatkan rombongan kami. Tapi nyatanya kita belum juga berangkat. Kewajiban ke PT GAM sudah kita lakukan, tapi hak kami hingga kini belum juga diberikan,” ujar Gatut.

Warga Klender, Jakarta timur itu mengaku tak menyangka jika ada ratusan jamaah lain dari berbagai daerah bernasib sama dengan dirinya. Ia mengaku mendengar sebanyak 700 jamaah yang gagal pergi ke tanah suci. Bahkan, sejumlah rombongan lain sudah banyak yang menunggu pembagian tiket di Bandara Soekarno-Hatta sejak pagi hari. Namun disana tak satu pun karyawan PT GAM datang menemui para jamaah tersebut.

“Yang memprihatinkannya lagi, rombongan dari Bekasi itu sudah yakin akan berangkat hari ini. Banyak keluarga yang mengantar. tapi nyatanya gagal diberangkatkan,” katanya.

Sampai saat ini, ratusan jamaah bertahan di kantor milik KH Mahfudz Abdullah. Para jamaah berharap pemilik biro perjalanan bermasalah itu berani menemui jamaah yang ditelantarkan pihaknya. “Kita masih menunggu KH Mahfudz Abdullah datang. Kata Karyawannya jam 17.00 akan datang,” ujar Gatut. (imam/yh)

  • Fajar

    Ini travel emang bermasalah dah banyak korbannya mohon pemerintah khususnya kemenag menindak terlebih travel tersebut tidak terdaftar resmi