Saturday, 21 October 2017

Pangkostrad Pimpin Tradisi Pembaretan

Kamis, 17 Maret 2016 — 12:29 WIB
Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi periksa pasukan. (pen-kostrad)

Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi periksa pasukan. (pen-kostrad)

SUKABUMI (Pos Kota) – Panglima Kostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi memimpin Tradisi pembaretan dan menutup secara resmi Latihan Cakra 1 Kostrad TA. 2016,  di daerah latihan Kostrad, Pantai Palangpangan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/3).

Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengukuhan dan penerimaan para prajurit terpilih TNI AD menjadi bagian dari keluarga besar Kostrad. Sebelumnya mereka telah mengikuti serangkaian kegiatan latihan dan pembinaan tradisi.

Dalam sambutannya Pangkostrad mengucapkan ”terima kasih” atas semangat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para prajurit dalam mengikuti dan menyelesaikan Latihan Cakra 1. Pangkostrad yakin bahwa apa yang telah ditempuh dalam rangka mencapai standarisasi kemampuan khusus yang dituntut bagi setiap prajurit Kostrad.

Latihan Cakra bertujuan untuk melatih, membentuk dan menanamkan kebanggaan serta kecintaan terhadap satuan Kostrad, jiwa korsa yang kuat serta mewujudkan kemampuan yang handal dalam melaksanakan tugas di medan operasi baik di rawa laut dan hutan gunung.

Lebih lanjut, Pangkostrad yakin dengan berakhirnya Latihan Cakra, prajurit Kostrad sudah memiliki kemampuan Teknik Dasar Tempur, Survival, Intelpur, Patroli, Pertempuran Jarak Dekat, Operasi Raid dan memiliki fisik yang prima serta jago dalam beladiri militer. Dengan berbekal kemampuan awal yang dimiliki, diharapkan setelah berdinas di satuan jajaran Kostrad, kualitas kemampuan dan militansi tersebut dikembangkan dan ditingkatkan guna mewujudkan profesionalisme prajurit Kostrad yang dibanggakan.

Menutup amanatnya, Pangkostrad berpesan kepada seluruh prajurit yang baru selesai menjalani latihan agar selalu menjaga kehormatan, harga diri dan kebanggaan sebagai prajurit Kostrad. Jadilah prajurit yang terlatih dan profesional dengan didasari oleh moral dan akhlak yang baik. Jangan sekali-kali melakukan pelanggaran dan menyakiti hati rakyat.

Kapen Kostrad
Letkol Inf Heru Dwi Wahana