Sunday, 25 June 2017

Tak Cuma Dipukul, Sopir Angkot: Ridwan Kamil Ajak Duel

Minggu, 20 Maret 2016 — 19:48 WIB
Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Ia dilaporkan memukul sopir angkot. (julian)

Walikota Bandung, Ridwan Kamil. Ia dilaporkan memukul sopir angkot. (julian)

BANDUNG (Pos Kota) – Walikota Bandung, Ridwan Kamil, dilaporkan memukul sopir angkot. Kuasa hukum korban menyebut walikota bernama panggilan Kang Emil itu juga menantang duel.

Taufik Hidayat, sopir angkot, melapor ke polisi karena dianiaya Kang Emil. Ia mengaku di antaranya mendapat dua tamparan di pipi kanan dan kiri, dan dua pukulan di perut.

Made Agus, kuasa hukum korban, kepada wartawan mengatakan walikota bukan hanya memukul kliennya tepi juga menatang duel. “Ia menantang gelut (berkelahi) ka Aing (ke saya),“ kata Made Agus mengutip ucapan kliennya.

(Baca: Dilaporkan Pukul Sopir Angkot, Ridwan Kamil Bakal Dipanggil Polisi)

Menurutnya, peristiwa ini menunjukkan sikap arogan. Setelah sopir angkot tembak dianiaya, warga mengantarnya ke LBH Panglima untuk melapor. “Kami yang menerima laporannya,“ kata Made. Kemudian, LBH melaporkan kasus ini ke Polda Jabar dengan laporan Nomor LP. B/277/III/2016 Jabar, dengan laporan dugaan penganiayaan. (dono/yp)

  • editor asu

    matiin aja sopirnya beres sampah harus di buang

  • ardy

    Apapun alasannya tidak boleh dengan tindak kekerasan.

  • Herdi Dharmono

    Bacot sopir angkot itu gak bisa dipercaya, lagian pasti dia bikin kesalahan dan ketika ditegur pasti dia berulah TIDAK SOPAN!
    Siapapun orangnya akan berang dgn perilaku sopir angkot yg tak sopan itu, apalagi terhadap seorang Walikota.
    Sekarang ini sedang “ngetrend” orang2 pada cari popularitas dgn cara2 yg amburadul, apalagi Pengacara2 yg tak berkualitas yg ingin cari perhatian dgn cara mengangkat kasus “tak bermutu” dgn sok berdalih membela “orang kecil”.
    Mau orang kecil atau orang besar, jika melanggar aturan harus ditindak.
    Semua akibat pasti ada sebab, tak mungkin ada asap kalau tak ada apinya.