Saturday, 17 November 2018

Di Desa Purwasari Bank Keliling Dilarang Masuk

Gawat! Ada Rentenir Minta Bayaran Cicilan Hutang dengan Bersetubuh

Senin, 21 Maret 2016 — 18:25 WIB
Warga dan polisi pasang spanduk bank keliling dan rentenis dilarang masuk Desa
 Purwasari Bogor

Warga dan polisi pasang spanduk bank keliling dan rentenis dilarang masuk Desa Purwasari Bogor

BOGOR (Pos Kota) – Banyaknya warga kurang mampu terjerat hutang kepada bank keliling alias rentenir. Dan ini sangat merisaukan.

Bahkan terkadang adanya pemaksaan oleh petugas penagih kepada korban saat sedang tidak punya uang untuk membayar cicilan. Tentu kasus ini harus disikapi aparat keamanan.

Hal ini dilakukan, guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan yang menimpa kedua belah pihak.

Seperti yang dilakukan anggota Bhabinkamtibmas Desa Purwasari, Polsek Dramaga, Bogor, Jawa barat Aiptu Endang beserta anggota dari Babinsa TNI.

Petugas dibantu warga memasang spanduk larangan masuk Bank Keliling ke kampung ini.

Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena mengatakan, pemasangan spanduk ini dilakukan petugas gabungan dan warga pada Senin (21/3) sekitar pukul 11.00 WIB siang.

Anggota Bhabinkamtibmas Desa Purwasari Aiptu Endang dan anggota Babinsa dari TNI dan warga telah memasang spanduk “bank keliling dilarang masuk”.

“Kegiatan ini dilaksanakan, karena banyak warga terutama suami merasa resah dengan keberadaan bank keliling,”kata AKP Ita.

Keresahan suami lantaran banyak petugas bank keliling atau rentenir yang menggoda istri mereka untuk meminjam uang dengan sarat ringan namun bunga selangit.

Tidak hanya itu, kebanyakan istri saat meminjam uang ke bank keliling, tanpa meminta ijin ke suaminya.

Bahkan ada petugas rentenir yang nakal, dengan memberikan gratis cicilan, asal permintaan mau kencan disetuji.

“Ada ibu yang mau bersetubuh dengan petugas rentenir hanya demi gratis cicilan hutang. Ada juga yang rumahnya dijual, hanya karena terlilit bunga bank keliling. Sangat meresahkan,”papar AKP Ita. (yopi)