Monday, 19 November 2018

Tersangka KPK

Sanusi Tidur di Tahanan Polres Tanpa Kasur

Minggu, 3 April 2016 — 14:34 WIB
M. Sanusi.

M. Sanusi.

JAKARTA (Pos Kota) – Tersangka KPK Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi, kini mendekam di tahanan Polres Jakarta Selatan, Polisi tidak memberikan perlakuan khusus dengan tahanan lain.

Wakapolres Jaksel, AKBP Surawan, kepada wartawan Minggu (3/4) mengatakan di tahanan tidak ada perlakuan khusus untuk Sanusi yang selama ini terkenal dengan gaya hidupnya yang mewah. “Sama saja seperti yang lain, tidak ada yang khusus, ada beberapa tahanan KPK yang lain juga,” kata wakapolres.

(Baca: KPK Kantongi Dokumen Diduga Terkait Suap Sanusi)

Surawan tidak menyebutkan kondisi tahanan, tetapi ia membenarkan bahwa Sanusi hanya tidur menggunakan alas biasa, tanpa kasur.

“Ya tidur di alas saja, kamar mandi juga ada, sama pokoknya seperti yang lain,” ujar Surawan.

Sebelumnya melaporkan bahwa Sanusi tidur beralaskan tripleks. “Sanusi di kamar sendiri. Nggak ada perlakuan khusus. Alas tidur cuma ada triplek, kasur untuk alas atasnya nggak ada. Tapi, kita kasih kebijakan bisa dibawakan oleh keluarga,” kata sumber di Polres Jaksel.

Sanusi dilaporkan menempati sel berukuran sekitar 2,5×3 meter persegi. “Kipas angin nggak ada. Toilet di dalam ada. Lemari pakaian juga nggak ada. Kalau pakaian yah digeletakkan aja di lantai,” kata sumber itu tentang fasilitas kamar yang ditempati Sanusi.

AKBP Surawan mengatakan bahwa pihaknya memperbolehkan keluarga untuk membawa perlengkapan atau barang-barang yang dibutuhkan.

Pada Sabtu pagi, keluarga Sanusi tampak datang membawakan sejumlah alat untuk bersih-bersih buat anggota DPRD DKI Jakarta tersebut. Mereka terlibat membawa kasur lipat, kipas angin, kain pel, serta satu untuk bakal calon gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra itu. Menurut Surawan, pengamanan di tahanan juga relatif normal seperti hari-hari biasa tanpa tambahan personel.

Kuasa Hukum Sanusi, Krisna Murti datang untuk kali kedua ke polres guna menemui kliennya di tahanan. Tiga orang di antaranya ikut dengan si pengacara memasuki lobi, dan menuju lorong kiri polres. Diketahui, di ujung lorong, ada anak tangga menuju lantai atas.

Ketiganya tampak bolak-balik masuk dan keluar lobi polres. Saat itu, ada sejumlah wartawan di depan lobi polres, yang sejak siang meliput kedatangan anggota keluarga dan pengacara yang membesuk Sanusi.Namun, setelah satu per satu awak media meninggalkan lokasi, sejak pukul 20.00 Wib, tiga orang yang tadinya bersama pengacara kembali datang ke polres, dengan membawa sejumlah barang. Barang-barang itu diambil dari mobil yang terparkir di halaman polres.
(adji/sir)

  • Topik

    Tidur beralaskan triplek tapi mimpinya tidur di atas kasur busa dan ber AC serta di kelilingi bidadari.