Wednesday, 26 September 2018

Berdiri di Lahan Pemerintah, Bangunan Tanpa IMB Dikeluhkan Warga

Selasa, 5 April 2016 — 20:43 WIB
Bangunan yang memanfaatkan lahan milik pemerintah. (Ifand)

Bangunan yang memanfaatkan lahan milik pemerintah. (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Sebuah bangunan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di RT 007/01, Pulogadung, Jakarta Timur, dikeluhkan warga. Pasalnya, bangunan yang berada diatas lahan seluas 1000 meter persegi itu berada di lahan milik pemerintah.

Pantauan di lapangan, Selasa (5/4) sejumlah pekerja bangunan sibuk memasang batu bata. Sebagian bangunan sudah berdiri dua lantai di bagian belakang, yang menurut warga akan dijadikan tempat kos. Pembangunan rumah itu sendiri tanpa dilengkapi surat izin yang harusnya dikeluarkan Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSP).  Jajang, 51, warga sekitar menuturkan, sebenarnya proyek pembangunan bangunan tersebut sudah berjalan sekitar enam bulan lalu. Lahan tersebut diketahui merupakan lahan pengairan yang diketahui milik pemerintah. “Sudah di nasihati oleh pak RT namun malah dibiarkan, makanya warga lapor ke kelurahan,” katanya, Selasa (5/4/2016).

Menurutnya, akibat pembangunan tersebut, setiap hari banyak debu berterbangan masuk ke rumah warga. Tak hanya itu, suara bising kerap terdengar dari beberapa pekerja yang setiap hari terlihat sibuk. “Kalau itu bangunan ada izinnya warga terima saja, ini sudah nggak jelas berisik, kami sangat terganggu,” ungkap Jajang.  Terkait hal tersebut, Kasudin Penataan Kota Jakarta Timur, Heri Purwanto saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui adanya pembangunan tersebut. Untuk itu, pihaknya akan meminta pada seksi kecamatan Pulogadung untuk mengeceknya. “Jika benar ada pelanggaran maka bangunan harus ditindak,” katanya.

Dikatakan Heri, atas kondisi tersebut, seharusnya kepala seksi kecamatan bertindak cepat dan rajin ke lapangan. Sehingga setiap ada persoalan bisa langsung menindaklanjutinya. “Seksi kecamatan akan saya perintahkan untuk segera bergerak, tanpa harus menunggu perintah dari sudin,” tegasnya. (Ifand/yh)