Friday, 21 September 2018

Ditengarai Ada Agenda Importir

Jokowi Diminta Tolak Rekomendasi Panja DPR Tutup 9 Pabrik Gula

Senin, 11 April 2016 — 18:28 WIB
gula

SENAYAN (Pos Kota) – Wacana kalangan DPR untuk menutup sembilan dari 11 pabrik gula rafinasi Indonesia ditengarai ada agenda tersembunyi dari kalangan importir gula putih. Presiden Jokowi diminta menolak rekomendasi Panitia Kerja (Panja) Gula DPR.

“Kami berharap Presiden Joko Widodo tidak terbuai dan langsung mempercayai rekomendasi Panja Gula DPR melalui pernyataan Ketua Panja Gula Abdul Wachid yang meminta pemerintah untuk mencabut atau menutup 9 dari 11 izin industri gula rafinasi,” ujar Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring, Bin Firman Tresnadi, kepada wartawan parlemen, Senin (11/4).

Dijelaskannya, rekomendasi Panja Gula itu membahayakan industri makanan minuman nasional yang menyerap 18,9 juta tenaga kerja formal dan informal. Apalagi, katanya, rekomendasi itu diduga memiliki  operasi agenda setting oleh tujuh samurai importir gula putih yang ingin mendapatkan izin import gula putih kristal meski selama ini selalu merugikan masyarakat dan petani tebu.

Bin Firman mengungkapkan  akhir-akhir ini disinyalir ada operasi senyap yang dilakukan oleh mafia importir gula kristal putih terhadap industri gula rafinasi di Indonesia.

Caranya mengadu domba antara petani tebu dan pabrik gula putih kristal, yang menggunakan usaha makanan minuman fiktip untuk membeli gula dari industri rafinasi selanjutnya dijual kembali atau dirembeskan ke pasar-pasar dengan harga sangat murah dibanding gula pasir tebu.

“Hal ini terbukti dengan temuan investigasi tim pencari fakta di Cimahi , Purwokerto, Banjarnegara, Gunung Kidul, Surabaya ,Garut, Tasikmalaya ,Bogor,Bekasi, Depok,” ujar Bin Firman Tresnadi. (rinaldi/win)

  • Can Tika

    BO terbonafit, A*R*E*A*T*O*T*O* pin BB : 2B437694, silakan di intip gan :D