Wednesday, 18 October 2017

Menteri Marwan: Fokus Presiden Jokowi Hidupkan Ekonomi Desa

Selasa, 12 April 2016 — 18:55 WIB
Marwan Jafar.  (ist)

Marwan Jafar. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mengawal program Presiden Joko Widodo dengan  menjalankan program berbasis desa yang langsung menyentuh masyarakat desa, dan mendorong kemajuan para petani desa.

“Petani kita di desa-desa sudah saatnya maju. Program harus menyentuh langsung masyarakat desa, petani desa, buruh tani, pedagang. Pokoknya masyakat desa harus merasakan betul program itu,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar, Selalsa (12/4).

Marwan yang sehari sebelumnya  mendampingi Presiden Jokowi dalam acara Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat di Desa Larangan, Brebes, Jateng,  menjelaskan, pertanian desa adalah sektor penting yang mendat perhatian penuh pemerintah Jokowi. Karena itu, program Dana Desa juga diarahkan untuk membangun infrastruktur yang memperkuat sektor pertanian desa.

“Infrastruktur desa sebagai prioritas dana desa tentunya juga akan mendukung pertanian desa, menghidupkan perekonomian hasil pertanian juga. Ini artinya,  program itu menyentuh langsung masyarakat desa karena yang melakukan juga masyarakat desa. Fokus presiden menjadikan desa yang kuat  akan kita kawal,” tegas Menteri Marwan.

Marwan mengingatkan, bahwa Dana Desa adalah program yang sudah menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk dijalankan. Jumlah Dana Desa pun terus ditingkatkan, dimana tahun ini mencapai Rp47 triliun dan rata-rata per desa menerima Rp700 – 800 juta. Tahun depan nilainya pun akan meningkat lagi menjadi sekitar Rp81 triliun.

“Kita sudah buat panduan penggunaan dana desa, pertama adalah untuk mebangun and membenahi infrastruktur desa. Kalau sudah, bisa juga untuk pemenuhan sarana sosial dasar desa, dan penguatan ekonomi desa. Desa bisa membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sehingga daya tahan ekonomi desa semakin kuat,” jelasnya. (Tri/win)