Friday, 18 August 2017

DPR : Tinjau Ulang Halim Untuk Penerbangan Komersial

Rabu, 13 April 2016 — 0:25 WIB
Bandara Halim Perdanakusumah

Bandara Halim Perdanakusumah

JAKARTA (Pos Kota) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diminta mengkaji ulang pemanfaatan Bandara Halim Perdanakusuma untuk kepentingan komersial dan mengalihkan kembali penerbangan komersial ke Bandara Soekarno Hatta.

Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis menyebutkan dewan telah resmi meminta Kemenhub mengevaluasi selama enam bulan untuk melakukan kajian pemanfaatan Bandara Halim Perdana Kusuma.

“Jika memang ada peluang untuk pemindahan penerbangan komersial ke bandara lain pun sebaiknya segera dipikirkan langkah berikutnya,” ujar Fary dalam rapat dengar pendapat dengan Kemenhub, di Jakarta.

Fary menilai pemanfatan Bandara Halim ini tumpang tindih antara keperluan militer dengan komersil, akibatnya terjadi kecelakaan antara pesawat Batik Air dengan pesawat Transnusa pada tanggal 4 April lalu.

“Peristiwa itu menjadi salah satu pertimbangan untuk mengkaji kelayakan standar pemanfaatan bandara Halim,” terang Ketua Komisi V.

HARUS DIALIHKAN

Jika nanti setelah dilakukan pengkajian dan hasilnya Bandara Halim Perdanakusuma tidak layak untuk komersial maka penerbangan harus dialihkan ke bandara lainnya.

“Bisa saja ke Bandara Soetta di Cengkareng atau Bandara Pondok Cabe di Tangerang Selatan” terang Fary.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan mempertimbangkan apabila penerbangan sipil dikembalikan ke Bandara Soekarno-Hatta.
Saat ini, pergerakan pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma 108 kali sehari di luar penerbangan militer atau 54 mendarat dan 54 landing. (dwi)

  • Mangap

    Harus ada Radarnya. pengelola harus menyediakan radar dan perlengkapan lain yang dibutuhkan