Wednesday, 21 November 2018

Menpar: Semarang Berpotensi Menjadi Kota Kreatif

Kamis, 14 April 2016 — 10:52 WIB
Pembukaan Pesona Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival oleh Menpar Arief Yahya. (ist)

Pembukaan Pesona Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival oleh Menpar Arief Yahya. (ist)

JAKARTA (Pos Kota)- Semarang diharapkan menjadi kota industri kreatif menyusul Bandung yang sudah terlebih dahulu ditetapkan sebagai kota kreatif oleh UNESCO.

“Potensi untuk menjadi kota kreatif untuk Semarang amat besar, karena memang semua hal mendukung,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka resmi Pesona Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival yang akan berlangsung 16 April- 15 Mei 2016. Prosesi pembukaan dilakukan di Balairung Susilo Sudarman Kemenpar Jakarta dan dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Walikota Semarang Handrar Prihadi, Dirut PT Sido Muncul Irwan Hidayat dan tokoh-tokoh Semarang.

Menurutnya jika Semarang bisa menjadi kota kreatif maka untuk mencapai target 420 ribu wisatawan asing dan 26 juta wisatawan Nusantara berkunjung ke Jawa Tengah tahun ini amat mudah. Terlebih selama ini Jawa Tengah sudah memiliki destinasi unggulan seperti candi Borobudur.

Pesona Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival yang sudah memasuki tahun ke-6 tersebut diakui Menpar memiliki economic dan media value yang tinggi. Karena itu pihaknya memberikan support agar Pemda menjadikan even seperti ini sebagai even wisata unggulan dan program rutin tahunan.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan Pesona Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival menjadi salah satu rangkaian kegiatan ulang tahun kota Semarang ke-469. Dalam even tersebut semua pihak akan terlibat mulai dari masyarakat umum, tokoh masyarakat, pemda hingga pengusaha.

Tahun ini target transaksi mencapai Rp 125 miliar atau naik 25 persen dengan jumlah wisatawan mencapai 495 ribu atau naik 10 persen dibanding tahun lalu.

Pada even kali ini tercatat lebih dari 2000pelaku usaha berpartisipasi dengan berbagai produk seperti fesyen, kuliner, gandy craft, hotel, tempat olahraga, UMKM hingga pedagang kaki lima. Panitia menyediakan 2,5 juta lembar kupon dengan hadiah grand price 1 unit apartemen, mobil, motor, tiket perjalanan wisata dan lainnya.

(faisal/sir)