Saturday, 17 November 2018

Bom Bunuh Diri di Kabul Tewaskan 28 Orang

Selasa, 19 April 2016 — 18:38 WIB
: Pasukan militer Afghanistan membawa korban luka akibat ledakan bom mobil di Kabul (reuters)

: Pasukan militer Afghanistan membawa korban luka akibat ledakan bom mobil di Kabul (reuters)

AFGHANISTAN – Sedikitnya 28 orang tewas dan lebih dari 320 terluka akibat satu ledakan bom mobil bunuh diri di Kabul, ibukota Afghanistan, Selasa (19/4).

Serangan terjadi di pagi hari yang sedang sibuk, salah satu penyebab tingginya jumlah korban. Serangan ini terjadi seminggu setelah Taliban mengumumkan serangan awal musim semi.
Ledakan terjadi sekitar jam 9 pagi waktu setempat dan suara ledakan terdengar hingga ke seluruh kota. Awan debu dan asap membubung tinggi setelah ledakan terjadi.

Melalui situs milik mereka, Taliban mengaku mengincar ‘Departement 10’, pasukan keamanan yang bertugas menjaga pejabat penting pemerintahan. Menurut Taliban, pelaku bisa menghancurkan gerbang utama dan prajurit Taliban lainnya bisa menyerbu ke bangunan yang dijaga ketat.

Kepolisian Afghanistan telah diperintahkan untuk membunuh semua teroris di dekat wilayah ledakan, demikian dikatakan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Sediq Sediqi. Satu orang penyerang bersenjata telah berhasil dilumpuhkan oleh polisi namun pihak keamanan masih mencari dua tersangka lainnya.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Mohammad Ashaf Ghani mengutuk keras serangan ini dan mengatakan serangan di wilayah Pule Mahmood Khan, Kabul telah melukai sejumlah martir dan warga Afghanistan tidak berdosa.

Menurut Presiden Ghani, serangan teroris menunjukkan musuh Afghanistan telah kalah dalam pertempuran terbuka menghadapi pasukan militer Afghanistan.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Publik Ismail Kawasi mengatakan korban terluka termasuk wanita dan anak-anak telah dibawa ke rumah sakit. (daus)