Wednesday, 26 September 2018

Pasca Perampokan, Polisi Razia Angkot Kaca Gelap

Selasa, 19 April 2016 — 11:21 WIB
Polisi memeriksa surat-surat angkot di Depok. (angga)

Polisi memeriksa surat-surat angkot di Depok. (angga)

DEPOK (Pos Kota) – Aparat Satlantas Polresta Depok merazia angkot yang menggunakan kaca gelap, di Jalan Arif Rahman Hakim, Pancoran Mas, Kota Depok, Selasa (19/4) siang. Razia ini untuk menekan angka kejahatan yang terjadi di dalam angkot pasca perampokan pedagang ayam.

Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo, mengatakan petugas telah menjaring 12 pelanggar pengemudi angkot dengan menindak sekaligus mencopot film mobil di lokasi.

Mantan Kanit Regident Polresta Depok Kompol Sutomo mengatakan pihaknya mengacu pada Pasal 141 UU No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yaitu perusahaan angkutan umum wajib memenuhi standar pelayanan minimal yangmeliputi keamanan,keselamatan,kenyamanan,keterjangkauan, kesetaraan,dan keteraturan.

“Angkot yang memasang kaca film gelap dan dianggap membahayakan penumpang, serta rentan aksi kejahatan, maka¬† langsung kita copot,” ungkapnya.

Razia bagi angkot kaca gelap, lanjut Kasat akan dilakukan rutin hingga menjadi tertib.

Sementara itu, Kapolresta Depok Kombes Dwiyono menambahkan pihaknya masih terus menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan menimpa Sari,44,pedagang ayam di Pasar Kemiri Muka, yang menjadi korban kekerasan dalam angkot.

“Anggota sudah kita sebar untuk segera menangkap pelaku yang diketahui berjumlah dua orang dengan ciri-ciri sudah kita kantongi,”ungkapnya.

Sementara itu untuk mempersempit ruang gerak para pelaku, Kapolres akan menggelar razia angkot khususnya bagi kaca film dijalan.

“Titik-titik pangkalan angkot sudah kita razia. Termasuk razia di jalan dengan sasaran angkot kaca gelap,”tutupnya.

Sebelumnya korban Sari,44, pedagang ayam, warga Cipayung, Minggu (10/4) pagi, menjadi korban perampokan di dalam angkot D.02 ketika mau berangkat ke Pasar Kemiri Muka. Pengemudi angkot berpura-pura berhenti alasan untuk buang air kecil.

Saat korban lengah, seorang pelaku lainnya yang duduk dibangku belakang langsung memukul kepala korban menggunakan kunci roda. Barang berharga korban dompet isi uang Rp.2 juta, HP Evercross, serta delapan pasang burung merpati bersama kandang untuk dagangan juga dijarah pelaku.

(angga/sir)

  • Reman Ngaceng

    BANYAK PENGEMUDI ANGKOT YG GAK JELAS………TOLONG SERING2 PERIKSA SURAT2 NYA DONK