Saturday, 25 November 2017

Bandar Narkoba Divonis Mati, Pasti Dieksekusi

Kamis, 21 April 2016 — 16:45 WIB
Jaksa Agung HM Prasetyo.

Jaksa Agung HM Prasetyo.

JAKARTA (Pos Kota) – Jaksa Agung HM Prasetyo pastikan bandar dan pengedar narkoba diprioritaskan, untuk dieksekusi mati di hadapan regu tembak Polri, di Nusakambangan, Cilacap, Jateng.

“Bandar dan pengedar narkoba yang sudah divonis dan telah berkekuatan hukum tetap (termasuk peninjauan kembali (PK) dan grasi,” kata Prasetyo dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, di Gedung Parlemen, Kamis (21/4).

Namun demikian, menjawab pertanyaan anggota dewan, dia belum dapat memastikan jadwal waktu dan siapa bandar-bandar dan pengedar, yang sudah ditetapkan untuk ditembak mati.

“Pada saatnya,  tentu saja akan kita eksekusinya. Hanya saat ini belum bisa kita pastikan kapan waktunya dan siapa yang akan dieksekusi.”

Prasetyo menjelaskan kenapa dipilih Pulau Nusakambangan untuk tempat eksekusi, karena tempatnya strategis dan sulit dijangkau oleh umum sehingga pelaksanaannya lebih mudah.

Tentang adanya keberatan dan tentangan dari negara-negara Eropah dan aktifis HAM, Prasetyo menyatakan sangat memahami, tapi dia minta tolong mereka juga memahami masalah ini.

“Indonesia lagi tempat transit, tapi sudah menjadi tujuan dari bandar-bandar narkoba. Jadi tolong dipahami,” harapnya. Sebelum ini, selama 2015 sudah dilaksanakan eksekusi tahap I sebanyaj enam terpidana dan tahap II sebanyak delapan orang.  (ahi/iw)