Monday, 16 September 2019

Dibui, 4 Siswa Pengeroyok Pelajar Hingga Tewas

Jumat, 22 April 2016 — 16:04 WIB

DEPOK (Pos Kota) – Empat pelajar SMK ini bakal menghabiskan banyak waktu di balik jeruji besi. Mereka ditangkap aparat buser Polsek Pancoran Mas karena membacok pelajar lain hingga tewas.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Tata Irawan, mengatakan keempat pelajar itu menendang, mengeroyok korban M. Imron. Satu tersangka menendang dan memukul, ada yang berperan memegangi korban dan ada yang membacok dengan gergaji.

“Mereka kami tangkap di rumah masing-masing di Pancoran Mas,” ungkapnya, Jumat (22/4/2016).

Pengeroyokan itu terjadi selepas ujian akhir nasional (UAN) pada Kamis (7/4/2016) sekitar pukul 19:00. M Imron (17), pelajar kelas 3 SMK Pancoran, berdarah-darah diamuk kawanan pelajar itu.

“Korban tiga hari dirawat di RS Fatmawati karena luka parah akibat banyak tusukan dan sabetan senajata tajam. Nyawanya akhirnya tak tertolong,” ungkapnya.

Menurutnya korban sebelumnya mengalami kecelakaan tunggal jatuh dri motor. “Jadi saat tawuran ia terkepung dan tak bisa melarikan diri, ia menjadi sasaran pelajar lain,” katanya.

Para pelaku, sambungnya, membuang clurit dan pedang yang digunakan melukai korban. Namun, polisi menemukannya di semak-semak tak jauh dari lokasi tawuran.

“Senjata tajam itu sudah dicocokkan dan pelaku mengakuinya,” sambungnya.

Keempat anak muda itu dijerat dengan pasal 170 yo 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayan hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. Mereka di ancam hukuman di atas 7 tahun. (angga/yp)