Saturday, 17 November 2018

Kadin & Hipmi Rangkul Pelukis Gelar Pameran

Jumat, 22 April 2016 — 19:22 WIB
ukisan-lukisan dalam pagelaran seni lukis di Jakarta (rinaldi)

ukisan-lukisan dalam pagelaran seni lukis di Jakarta (rinaldi)

JAKARTA (Pos Kota) – Kepala Ogoh-Ogoh asal Bali dialasi kepala dan sebagian tubuh aneka pewayangan dari Sunda dan Jawa dengan latar Kepulauan Indonesia menjadi satu dari belasan lukisan dalam pameran bertajuk Ragam Pesona Seni Lukis Nusantara.

“Pagelaran seni lukis ini merupakan bentuk penghargaan kepada seniman-seniman lukis, sekaligus bentuk kepedulian kami kepada anak bangsa yang memilih hidup lewat lukisan,” ujar ketua umum Kamar Dagang & Industri Indonesia (Kadin), Eddy Ganefo, usai membuka pameran lukisan di Hotel Le Meridien Jakarta.

Diakuinya, penghargaan sebagai rasa peduli terhadap nasib pelukis tersebut dilatarbelakangi kurang diminatinya hasil lukisan para seniman termasuk karya maestro sekelas AD Pirous, Firdaus Alamhudi, hingga lukisan Gubernur DKI Jakarta ke-1 Henk Ngantunk. Padahal rasa seni merupakan bagiqn dari seluruh metabolisme manusia, dan seni sebagai penyeimbang logika berpikir.

Seperti sapuan warna warni cat minyak buatan AD Pirous, yang dilabeli Subuh (Dawn). Disusul lukisan kepala Ogoh-ogoh buatan Firdaus Alamhudi diberi judul Indonesia dalam Komposisi, dan tiga pekerja saling membahu dengan menggotong bungkusan besar yang akan dipanggul temannya sesaat turun dari perahu tongkang berlabel Etos Kerja karya Firdaus Alamhudi.

Sejumlah lukisan itupun dibeli Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Osman Sapta Odang, yang didaulat ikut menandatangani naskah pagelaran seni berkelanjutan bersama Ketum Kadin Eddy Ganefo dan Ketum Hipmi, Bahlil Lahadalia.

Kadin dan Hipmi merangkul pelukis untuk menggelar pameran ini  sebagai dukungan memfasilitasi pagelaran seni mendatang. Harga-harga lukisan itu kisaran Rp 25 juta hingga Rp 125juta. (rinaldi/win)