Friday, 20 October 2017

Tunggu Inkracht Gembong Narkoba Dieksekusi Mati

Sabtu, 23 April 2016 — 16:48 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung (Kejagung) belum dapat memastikan kapan para gembong dan bandar narkoba yang sudah divonis mati untuk dieksekusi mati. Tim jaksa eksekutor beralasan masih akan meneliti kembali, apakah semua sudah punya kekuatan hukum tetap (inkracht)

“Seperti yang disampaikan Jaksa Agung, narapidana yang sudah berkekuatan hukum tetap yang akan dieksekusi,” kata Kapuspenkum Amir Yanto, di Jakarta, Sabtu (23/4). Berkekuatan hukum tetap artinya mengajukan peninjauan kembali dan grasi, tapi hasilnya ditolak.

“Kita tidak bisa sekonyong-konyong eksekusi mati, sebelum upaya hukum itu tuntas. Apalagi ini menyangkut nyawa,” jelas Amir, yang juga mantan Wakajati Sumut.

Sebab itu, lanjutnya tim jaksa eksekutor harus benar-benar meneliti agar tidak terjadi persoalan di kemudian hari. “Bila sudah pada waktunya, Jaksa Agung yang akan menyampaikan. Sebaiknya, kita tunggu saja,” pinta Amir.

Jaksa Agung HM Prasetyo, sebelumnya sudah mengingatkan eksekusi mati akan dilakukan, tapi tidak disebut jadwal waktu dan nama-nama terpidana yang akan dieksekusi. “Pastinya, narapidana yang sudah inkracht dan akan dilaksanakan di Nusakambangan, Cilacap, Jateng,” tukasnya.

Dari delapan napi bakal dieksekusi, satu di antaranya disebut-sebut Freddy Budiman. Sebelumnya gembong narkoba ini ditahan di Lapas Gunung Sindur, Bogor lalu dipindahkan ke Nusakambangan, pada akhir pekan lalu. Namun kepastian ini sulit diperoleh, sebab semua pejabat di Kejagung menolak berkomentar. (ahi/iw)

  • Yuli Ana

    agan senang dengan game angka?? agan senang dengan bola?? game casino??? atau laga ayam??? untuk lengkapnya silakan ke F_A_N_S_4_D … (dotC*0M) pin BB : 558DD406, ditunggu register nya ya gan, mainkan dan menangkan hadiah menariknya gan :D