Thursday, 22 August 2019

Garin Nugroho Bangga Banyak Sutradara Muda yang Bagus

Kamis, 28 April 2016 — 8:15 WIB
Sutradara Garin Nugroho

Sutradara Garin Nugroho

JAKARTA (Pos Kota) – Sutradara Garin Nugroho kini mengaku tidak lagi mencemaskan kelangkaan sutradara-sutradara muda idealis sebagai generasi sineas masa depan untuk jenis film-film berkualitas setingkat festival film Cannes di Prancis.

“Sudah ada Mouly Surya, Lucky Kuswandi dan kini muncul anak muda baru lagi, Wregas Bhanuteja. Saya harapkan, mereka konsisten di jalurnya,” ujar sineas yang pernah meraih penghargaan internasional di Cannes lewat film Daun di Atas Bantal dan Serambi ini.

Kini, bertepatan 35 tahun Garin berkarya di industri film, dia merasa lega menyusul mulai munculnya anak-anak muda yang tertarik pada film-film level festival.

“Terbukti Mouly berhasil menjadi sutradara terbaik Jiffest dan FFI. Kini dia berani membidik festival film Cannes dengan akan mengirimkan film Marlina The Murderer in Four Acts pada Mei nanti,” jelasnya.

Dia juga membuka mata untuk sutradara muda Wregas Bhanuteja yang baru sukses menggolkan film pendekanya bertitel Prenjak In The Year of Monkey terpilih dalam kategori film pendek program La Semaine de la Critique Festival Film Cannes 2016.

“Jika target mereka film-film festival yang akan diedarkan di Eropa melalui Cannes, ini bagus, karena film-film mereka akan terus diputar, berapapun jumlah penontonnya.

Dan jika diundang ke festival film Cannes, maka siap-siap digoda wanita-wanita cantik bergaun malam dan pria-pria ganteng berdasi, dimana mereka itu tidak kebagian tiket dan berharap kita untuk mengajak mereka dengan tiket lebih yang kita pegang. Asyik nggak, tuh, he he..” kelakar Garin.

“Yang jelas, sampai kini saya tetap punya ambisi untuk terus berkarya,” tuntasnya. (ali)