Wednesday, 26 July 2017

Dosen Universitas Muhammadiyah Tewas Digorok Mahasiswa

Senin, 2 Mei 2016 — 19:43 WIB
Puluhan polisi dan ratusan mahasiswa mengepung lokasi persembunyian pelaku pembunuhan.

Puluhan polisi dan ratusan mahasiswa mengepung lokasi persembunyian pelaku pembunuhan.

MEDAN (Pos Kota)- Nuraini Lubis, dosen Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Nuraini tewas digorok mahasiswanya di kamar mandi, Senin (2/5) petang.

Menurut Andi, satu mahasiswa, tersangka bernama Roymando Sah Siregar. Saat itu pelaku mengikuti dosen Nuraini Lubis dari pelataran fakultas.

“Namun, saat korban mau buang air. Tiba-tiba tersangka langsung menggorok leher. Bahkan, badan Ibu Nur juga dibacok,” ungkapnya kepada wartawan.

Korban diketahui meninggal dunia di Rumah Sakit Imelda Medan. Namun, pelaku langsung melarikan diri ke kamar mandi Fakultas Ekonomi.

Personil Polresta Medan, Polsek Medan Timur dan ratusan mahasiswa mengepung mahasiswa yang diduga menggorok dosennya tersebut.

Sementara informasi lain menyebutkan, awalnya pelaku datang ke gedung FKIP untuk membicarakan masalah perkuliahannya.

Namun, tiba-tiba timbul percecokan antara korban dan pelaku. Tak lama kemudian, terdengar jeritan dari dekat ruang dosen.

Usai menggorok korbannya, pelaku berusaha kabur dengan barang bukti senjata tajam. Dia kemudian bersembunyi di kamar mandi.

“Jangan kasih keluar dulu. Tetap di dalam dulu,” kata Kapolsekta Medan Timur Kompol BL Malau.

Malau yang mengenakan seragam dinas terlihat sibuk bernegosiasi dengan ratusan mahasiswa. Para mahasiswa meminta agar pelaku segera keluar dari kamar mandi.

Begitu juga Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto turun langsung dan berusaha mengevakuasi Roymando Sah Siregar, pelaku.

Namun, ratusan mahasiswa berteriak-teriak meminta polisi meninggalkan kampus. Meski begitu, Mardiaz tetap berusaha keras membawa pelaku.

Saat Mardiaz keluar dari gedung Fakultas Ekonomi UMSU, botol air mineral pun tampak beterbangan. Bahkan, kayu-kayu bekas terlihat bergelayut di atas kepala Mardiaz.

Akhirnya suasana dapat dinetralisir dan pelaku diboyong ke Mapolresta Medan. (samosir)