Monday, 17 December 2018

Cewek Ditusuk Anak Punk Pakai Taring Babi Dalam Angkot

Rabu, 4 Mei 2016 — 8:02 WIB
Vika terbaring lemas di rumah sakit lantaran mengalami luka tusuk di bagian kepala. (Angga)

Vika terbaring lemas di rumah sakit lantaran mengalami luka tusuk di bagian kepala. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Anak jalanan di Kota Depok kembali meresahkan. Akibat teler pengaruh minuman keras, pria berdandan ala anak punk mencoba merampok seorang karyawati di kawasan fly over Universitas Indonesia (UI), Jalan Komjen M. Yasin, Beji, Kota Depok, Selasa (3/5) malam.

Vika,18, yang mau pulang ke rumahnya daerah Cimanggis, menjadi korban perampokan saat dirinya sedang naik angkot . Tersangka JS,17, dalam keadaan mabuk menusuk kepala korban dengan menggunakan gigi “babi” hingga terluka.

” Pelaku mengancam korban lalu meminta dompet dan HP. Korban yang melawan langsung ditusuk pelaku menggunakan taring babi ,”ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho Rabu (4/5) pagi.

Perwira jebolan Akpol angkatan 2003 ini mengaku pelaku tidak lama tertangkap anggota buser dipimpin Kanit Buser AKP Eko di atas fly over UI setelah korban dalam keadaan terluka melapor ke SPKT Polres.

“Korban tersungkur akibat luka tusuk di bagian kepala. Sewaktu tasnya akan dirampas, korban sempat teriak minta tolong,”katanya.

Berdasarkan keterangan pelaku ke petugas SPKT Polresta Depok, JS,17, remaja putus sekolah SD ini mengaku tidak sadar ketika melancarkan aksinya. “Saya mabuk Pak, tidak sadar, ampun Pak,”katanya kepada penyidik.

“Pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP tentang perampokan, sedangkan korban sudah divisum untuk pelengkap barang bukti selain alat tusuk yang digunakan pelaku gigi babi,”ungkapnya.

Kapolresta Depok Kombes Dwiyono menambahkan pihaknya sudah kerap menertibkan anak-anak jalanan yang biasa mangkal di pinggir jalan khususnya anak punk karena kerap berbuat onar.

“Banyak laporan warga keberadaan anak punk yang suka mengamen di simpangan jalan sepanjang Margonda sudah meresahkan. Anggota reskrim sudah diperintahkan untuk merazia anjal dan diberi pembinaan,”ungkapnya. (Angga)

  • endun

    Pemkot depok itu yang telmi habis, kayak ndak ngerti saja, setiap hari anak punk dan pengamen merajalela, meresahkan. Mestinya satpol PP itu tangkapi mereka dan masukkan ke dinas sosial. Tapi kita ndak tahu ya, kalau isinya pemerintahan itu orang-orang goblok ya tentu akan dibiarin terus

  • Pengkor

    Di Indonesia harus wajib melarang minum minuman keras sebab lagak tingkahnya jadi gila dan norak,