Saturday, 24 August 2019

KNKT Selidiki Turbulensi Etihad Airways

Kamis, 5 Mei 2016 — 16:09 WIB
evakuasipenumpang

JAKARTA (Pos Kota) – Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya masih mengumpulkan data, mengenai penyebab pesawat Etihad Airways EY 474 dengan rute ‎Abu Dabhi-Jakarta, yang mengalami turbulensi pada Rabu (4/5) .

Menurutnya, pesawat yang membawa sebagian besar warga negara Indonesia yang habis umroh itu mengalami goncangan cukup kuat saat berada di wilayah Sumatera.

“Saat itu, cuaca sedang tidak bagus. Kami sedang menelitiinformasi dari BMKG, tower, dan pilot apakah melihat cuaca,” ‎kata Soerjanto, Kamis (5/5). “Kira-kira itu saja informasi yang kami dapat sementara.”

Soerjanto mengatakan rute penerbangan yang mengarah ke Jakarta memang melewati Sumatera. Oleh karenannya KNKTmasih mencari tau apakah pilot tidak memang sudah tidak lagi bisa menghindari cuaca buruk.

“Kalau cuaca buruk ya harus dihindarkan, kenapa lewat di situ? Nah itu yang sedang kami teliti,” ucap Soerjanto.

Pesawat Etihad Airways mengalami turbulensi hebat selama 45 menit. Saat itu banyak penumpang sedang antri di toilet dan tiba-tiba pesawat mengalamai guncangan hebat.

Peristiwa ini menyebabkan 31 orang mengalami luka-luka diantaranya sembilan orang menderita luka patah tulang kendati tidak ada korban jiwa. Pesawat akhirnya bisa mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dengan selamat.

(dwi/sir)