Sunday, 18 August 2019

Bisnis Kuliner Ternyata Penyumbang Terbesar PDB

Minggu, 8 Mei 2016 — 10:09 WIB
Sekretaris Kemenkop & UKM Agus Muharram (kiri) dan Direktur Consumer Banking Bank BNI (kanan) Anggoro Eko Cahyo saat meninjau salah satu stan kuliner di ajang BNI Street Food Festival 2016 di Kota Bandung.

Sekretaris Kemenkop & UKM Agus Muharram (kiri) dan Direktur Consumer Banking Bank BNI (kanan) Anggoro Eko Cahyo saat meninjau salah satu stan kuliner di ajang BNI Street Food Festival 2016 di Kota Bandung.

JAKARTA (Pos Kota) – Bisnis kuliner ternyata sangat besar menyumbang produk domestik bruto (PDB) nasional dari sektor ekonomi kreatif.

“Data tahun lalu menunjukkan usaha kuliner menyumbang sebesar Rp209 triliun atau 32,5 persen, disusul fesyen Rp182 triliun dan kerajinan Rp93 triliun,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi & UKM, Agus Muharram,  Minggu (8/5/2016).

Karena itu, para pelaku usaha kuliner perlu mendapat perhatian khusus.

Pada ajang World Street Food Congress tahun lalu di Singapura yang diikuti 12 negara, ia mengaku ada tiga makanan khas Indonesia seperti Gudeg Yu Nap, Kupat Tahu Gempol, dan Ayam Taliwang Bersaudara yang menjuarai pentas kuliner tersebut.

‎”Event promosi seperti ini juga perlu terus digalakan, karena kekayaan kuliner Indonesia sangat bervariasi dan patut untuk dibanggakan,” terangnya.

Melihat besarnya sumbangan yang diberikan sektor ini, Agus berharap perbankan terus membantu permodalan bagi UKM yang bergerak di bisnis kuliner.

“Dengan bantuan perkuatan modal dari perbankan, kami yakin para kuliner mampu menjadi UKM yang tangguh dan berdaya saing,” ujarnya.‬

Ia juga menjelaskan informasi tentang 10 makanan terlezat di dunia tahun 2015 versi CNN yang masih menempatkan rendang di posisi teratas mengalahkan masakan Neapolitan Pizza dari Italia, Sushi dari Jepang dan Tom Yam Goong dari Thailand.

Ini membuktikan rempah-rempah Indonesia sebagai bumbu dari makanan tersebut memiliki cita rasa yang tinggi, disamping teknik memasak yang perlu dilakukan dengan tepat.

(setiawan/sir)

  • Joki goblok

    BISNIS Kilibet wajar kalo menyumbang PDB terbesar sebab kebutuhan utama manusia ya makan kemudian sandang dan papan.