Saturday, 20 July 2019

Wakil Walikota Jakpus Tinjau UN di SMPN

Senin, 9 Mei 2016 — 11:56 WIB
Wakil Walikota Jakpus, Arifin saat memberi pengarahan kepada peserta UN di SMPN 64, Sawah Besar. (Joko)

Wakil Walikota Jakpus, Arifin saat memberi pengarahan kepada peserta UN di SMPN 64, Sawah Besar. (Joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaksanaan Ujian Nasional ( UN) jangan dijadikan momok bagi siswa. “Kerjakan soal-soal ujian yang lebih mudah baru kerjakan yang sulit,” jelas Wakil Walikota Jakarta Pusat, Arifin saat meninjau pelaksanaan UN berbasis Kertas Pensil (UNKP) di SMP Negeri 17 dan SMP Negeri 64, Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin ( 9/5 ).

Dalam mengerjakan jawaban soal ujian, peserta didik diharapkan jangan tegang, cemas dan jangan tergesa-gesa, kerjakanlah jawaban soal ujian dengan santai, tenang dan teliti.

“Insya Allah hasilnya akan memuaskan,” ujar Arifin didampingi Asisten Kesra, M. Fahmi dan Kasudin Pendidikan Jakarta Pusat 1, Sujadi. “Sebelum mengerjakan ujian supaya berdo’a dahulu, agar diberi kemudahan dan ketenangan,” tambahnya.

Peserta didik yang mengikuti ujian nasional hari pertama diminta usai melaksanakan UN agar langsung pulang dan belajar untuk hari esok, jangan ada lagi yang main.

“ Ini akan merugikan kalian semua, tegas Arifin.

Pada hari yang sama, Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Pusat, Zainal juga melakukan peninjauan UN di SMP Negeri 216, Salemba, Kecamatan Senen. “Pelaksanaannya berlangsung kondusif,” ujarnya.

Kasudin Pendidikan Jakarta Pusat 1, Sujadi menjelaskan, peserta Ujian Nasional Kertas Pensil ( UNKP ) diikuti 4.649 peserta sedangkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 1.605 peserta.

“Jadi jumlah seluruh peserta UN di wilayah Jakarta Pusat adalah 6.254 peserta,” jelasnya sambil menambahkan jumlah pelaksana UNKP sebanyak 47 sekolah sedangkan UNPK sebanyak sembilan sekolah, jadi seluruhnya berjumlah 56 sekolah.

(joko/sir)