Wednesday, 25 April 2018

Polisi Nyatakan Nenek Suyamti Korban Perampokan

Selasa, 10 Mei 2016 — 14:24 WIB
Anak angkat korban Agung bersama kakak ipar Surip membaca doa diatas pusaran makam korban Suyamti usai dikuburkan di TPU Juanda Cisalak Sukmajaya. (Angga)

Anak angkat korban Agung bersama kakak ipar Surip membaca doa diatas pusaran makam korban Suyamti usai dikuburkan di TPU Juanda Cisalak Sukmajaya. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Aparat kepolisian Polresta Depok menyimpulkan korban nenek Suyamti,74, korban perampokan di rumahnya, di Gang Masjid, Cisalak, Sukmajaya Kota Depok, Senin (9/5) sore.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Supriyadi mengatakan hal itu atas hasil penyelidikan petugas di TKP. “Perhiasan korban tiga buah cincin yang biasa dipakai hilang,”ujar Kapolsek kepada Pos Kota di ruang kerjanya, Selasa (10/5) siang.

Menurut mantan Wakasat Reskrim Polresta Depok ini, Suyati yang tinggal dengan anak angkatnya Agung bersama mantunya disatroni rampok usai solat.

“Korban ditemukan tewas dalam keadaan masih mengenakan mukena. Korban meninggal kehabisan oksigen disebabkan karena dibekap menggunakan serbet, lalu leher diikat dengan mukena,”katanya.

Selain itu, lanjut Kapolsek diperkirakan pelaku berjumlah lebih dari satu selain merampok korban dibunuh.

“Saksi-saksi sudah kita mintai keterangan ada 4 orang yaitu keluarga korban, tukang ojek yang biasa mengantar korban,”ungkapnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Teguh Nugroho menambahkan untuk mengungkap kasus perampokan ini pihaknya berkerjasama dengan Polda Metro Jaya.

(Baca: Tetangga: Ada Tiga Orang yang Tanya di Mana Rumah Korban)

“Sekarang anggota masih berada dilapangan untuk menyelidiki kasus. Kita bekerjasama dengan anggota Polda dalam memecahkan kasus ini,”katanya.

Kasat menambahkan barang bukti yang berhasil diamankan yaitu selimut, dan kipas angin.

(angga/sir)