Thursday, 23 November 2017

Cegah Listrik Bandara Soekarno-Hatta Padam, AP II Bangun PLTG

Rabu, 11 Mei 2016 — 21:07 WIB
bandra

JAKARTA (Pos Kota) – PT Angkasa Pura II (Persero) membangun PLTG berkapasitas 50-60 MW di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan investasi sekitar Rp1 triliun. Pembangunan PLTG ini untuk mencegah terulangnya listrik padam di Bandara Soekarno-Hatta.

Proyek tersebut akan dikerjasamakan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk membangun dan mengoperasikan PLTG tersebut oleh President Director AP II Budi Karya Sumadi, Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo, dan President Director PGN Hendi Prio Santoso, Rabu (11/5/2016).

Ruang lingkup di dalam perjanjian kerjasama tersebut antara lain pemetaan kebutuhan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pemanfaatan gas bumi milik PGN untuk memenuhi kebutuhan listrik di bandara, serta melakukan kajian/evaluasi atas kerjasama dalam bentuk feasibility study yang meliputi aspek finansial, teknis, komersial, hukum, dan aspek lain yang perlu dipertimbangkan.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi dalam siaran persnya mengatakan pembangungan dan pengoperasian PLTG ini merupakan upaya perusahaan untuk menjamin pemenuhan kebutuhan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kebutuhan Listrik Meningkat

Menurut Budi, pemenuhan kebutuhan listrik sangat erat kaitannya dengan pelayanan PT AP II dan berharap dengan berdirinya PLTG ini maka akan mengakhiri kasus kedipan atau padamnya listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang berdampak pada turunnya tingkat pelayanan.

Di samping itu, kebutuhan listrik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan meningkat cukup signifikan ketika Terminal 3 Ultimate yang merupakan terminal termodern di Indonesia beroperasi penuh, sehingga diperlukan inovasi guna memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri.

Pembangunan PLTG itu diharapkan akan selesai pada 2017 dan pada saat itu Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan satu-satunya bandara di Indonesia yang memiliki PLTG sendiri guna memenuhi kebutuhan listrik hingga dapat bersaing dengan bandara-bandara berkelas dunia lainnya yang ada di Asean. (dwi/win)